Diwarnai Tiga Meninggal, Positif Covid-19 di Garut Bertambah 98 Kasus

Diwarnai Tiga Meninggal, Positif Covid-19 di Garut Bertambah 98 Kasus
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Diwarnai tiga orang di antaranya meninggal dunia, konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah sebanyak 98 kasus, Sabtu (10/1/2021).

Hal itu membuat penularan Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat lagi menjadi sebanyak 4.505 kasus dengan total kematian diakibatkannya juga meningkat menjadi sebanyak 130 kasus.

Menurut Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, dari sebanyak 98 kasus positif Covid-19 itu sebanyak 77 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 176 sampel swab dan sebanyak 21 kasus lainnya dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 98 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 65 perempuan dan 33 laki-laki, berusia antara empat tahun sampai 80 tahun. Termasuk 16 lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari 28 kecamatan. Yakni Kecamatan Tarogong Kidul (18 kasus), Tarogong Kaler (12 kasus), Karangpawitan (7 kasus), Garut Kota (6 kasus), Pameungpeuk (5 kasus), Pasirwangi (4 kasus), Cikelet (4 kasus), Sukawening (4 kasus), Cilawu (3 kasus), Banyuresmi (3 kasus), Cibatu (3 kasus), Cikajang (3 kasus), Kadungora (3 kasus), dan Kecamatan Samarang (3 kasus).

Juga, Kecamatan Bayongbong (2 kasus), Bungbulang (2 kasus), Balubur Limbangan (2 kasus), Cisompet (2 kasus), Cisurupan (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Karangtengah (1 kasus), Leles (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Peundeuy (1 kasus), Selaawi (1 kasus), Singajaya (1 kasus), dan Kecamatan Wanaraja (1 kasus).

Sebanyak tiga pasien positif Covid-19 meninggal dunia yaitu perempuan (KC-4410) usia 52 tahun dari Kecamatan Bayongbong, perempuan (KC-4450) usia 70 tahun dari Kecamatan Leles, dan laki- laki (KC-4470) usia 76 tahun dari Kecamatan Sukawening. Sehingga total kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 130 kasus. 

KC-4410 sendiri merupakan pasien ketujuh meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Bayongbong. Sedangkan KC-4450 merupakan pasien keempat meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Leles, dan KC-4470 pasien kelima meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Sukawening. 

Kendati begitu, terdapat perkembangan cukup menggembirakan dengan bertambahnya pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 55 orang. Mereka terdiri 31 perempuan dan 24 laki-laki, berusia antara sepuluh bulan sampai 75 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Garut Kota (10 kasus), Tarogong Kaler (9 kasus), Cilawu (7 kasus), Kadungora (5 kasus), Cibatu (4 kasus), Tarogong Kidul (4 kasus), Karangpawitan (3 kasus), Balubur Limbangan (3 kasus), Sukawening (2 kasus), Samarang (2 kasus), Pangatikan (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Leles (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), Selaawi (1 kasus), dan Kecamatan Wanaraja (1 kasus). 

Dengan demikian, total jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 2.602 orang.

"Sedangkan pasien positif masih dalam isolasi perawatan sebanyak 1.770 orang, dan dua lagi pasien positif masih menjalani isolasi mandiri," kata Muksin. (Zainulmukhtar)