Rombongan Pengangkut Jembatan Bailey di Talegong Tertahan Jalan Ambles

Rombongan Pengangkut Jembatan Bailey di Talegong Tertahan Jalan Ambles
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Guna memulihkan arus lalu lintas jalur jalan Pangalengan-Talegong-Cisewu yang terputus akibat jembatan Citalegong di Blok Awi Suti Desa Sukamulya Kecamatan Talegong Selatan Kabupaten Garut ambruk akibat tergerus longsor pada Sabtu (9/1/2021), pihak Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat langsung menurunkan petugas untuk membangun jembatan bailey di lokasi jembatan ambruk tersebut.

Jembatan bailey merupakan jembatan rangka baja ringan pra-fabrikasi bersifat portabel atau dapat dipindahkan. Namun, hingga keesokan harinya, Minggu (2/1/2021), rombongan kendaraan pengangkut bahan jembatan bailey belum bisa mendekati lokasi karena tertahan jalan ambles di ruas Talegong (Sukamulya)-Cisewu-Rancabuaya KM.BDG 74+000. 

"Jembatan sementara akan dibangun Dinas Binamarga Provinsi. Tetapi rombongan pengangkut bailey tertahan amblasan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Luna Avrianti.

Badan ruas jalan mengalami ambles di KM.BDG 74+000 itu sendiri terjadi Sabtu sekitar pukul 20.00 akibat intensitas hujan tinggi, sekitar enam jam pascakejadian longsor mengakibatkan jembatan Citalegong ambruk. Amblasan jalan mencapai sekitar sepuluh meter dengan tinggi sekitar dua meter. 

Untuk mengatasi kondisi tersebut, kata Luna, dilakukan tanggap darurat pengurugan badan jalan pembuatan rambu pengaman/peringatan. Lalu lintas kendaraan dari arah Talegong sendiri maupun sebaliknya arah Cisewu tertutup total.

"Rencananya dilakukan penanganan perbaikan badan jalan dan perbaikan sistem drainase," ujar Luna.

Namun begitu, lanjutnya, untuk sementara, jalan provinsi di Kampung Ciawitali Desa Girimukati Kecamatan Cisewu sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. (Zainulmukhtar)