Proyek Tugu Selamat Datang di Kabupaten Bogor Segera Dilelang

Proyek Tugu Selamat Datang di Kabupaten Bogor Segera Dilelang
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor akan segera melelang proyek pembangunan tahap II tugu selamat datang di Simpang Sentul.

Proyek senilai Rp6,1 milyar itu merupakan lanjutan tahap I dimana besar anggarannya sebesar Rp4 milyar. Dilanjutkannya proyek ini dikarenakan adanya review pada detail engineering design (DED).

"Kami akan segera melelang proyek pembangunan Tugu Selamat Datang tahap ke II, besar anggarannya kurang lebih Rp6,1 milyar," ucap Sekretaris DPKPP Lestya Irmawati kepada wartawan, Minggu (10/1/2021).

Wanita berjilbab dan berkaca mata ini menerangkan, tinggi tugu selamat datang akan ditinggikan lagi dari awalnya 20 meter menjadi 30 meter.

"Selain ditambah tinggi tugunya, juga akan dibangun logo khas Bogor yaitu tunggul kawung. Selain itu kami juga akan membangun taman di Bundaran Tugu Selamat Datang," terangnya.

Penambahan tinggi tugu selamat datang ini merupakan rekomendasi Bupati Bogor Ade Yasin. Dia beralasan bahwa ketinggian perlu ditambah agar pengendara kendaraan roda empat atau lebih yang melewati Tol Jakarta Bogor Ciawi (Jagorawi) bisa melihatnya dari jarak yang jauh.

"Saya yang perintahkan untuk direview DED proyek Tugu Selamat Datang, menurut saya tugu ini harus bisa  dilihat dari jauh atau Tol Jagorawi," ucap Ade.

Wanita yang juga Ketua DPW PPP Jawa Barat ini menambahkan, proyek pembangunan tugu selamat datang merupakan bagian dari program penataan wajah dari ibu kota Kabupaten Bogor yaitu Kota Cibinong.

Dia menjelaskan, Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran sebesar lebih dari Rp300 miliar untuk membangunan A City Beatiful Project. Hal itu bertujuan agar bisa menarik minat investor dan wisatawan.

"Pemkab Bogor harus membangun ibu kota yang cantik dan bukannya sebagai kampung besar, hingga menarik minat investor dan wisatawan. Proyek Penataan Cibinong atau A City Beautiful Project sudah kami laksanakan mulai tahun 2020 lalu," jelasnya. (Reza Zurifwan)