Covid-19 Akan Menurun, Jika Pengguna Masker Capai 95 Persen

Covid-19 Akan Menurun, Jika Pengguna Masker Capai 95 Persen
net

INILAH, Bandung - Salah satu kunci yang akan menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia adalah memperketat aturan penggunaan masker.

“Covid-19 di Indonesia akan menurun andaikata banyak orang yang memakai masker sampai 95 persen,” ujar Ahli Kebijakan Kesehatan Universitas Padjadjaran (Unpad) Deni Kurniadi Sunjaya, Minggu (10/1/2021).

Deni menjelaskan, saat ini penggunaan masker di masyarakat Indonesia mencapai di atas 70 persen. Jika penggunaan masker terus ditingkatkan hingga 95 persen, ia optimistis kasus Covid-19 akan menurun drastis.

Saat ini, angka total kematian akibat Covid-19 sekira 35 ribu jiwa. Healthdata Covid-19 memproyeksikan angka ini terus meningkat hingga April 2021. Namun, angka ini bisa menurun sampai belasan ribu jika banyak orang menggunakan masker.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unpad ini menjelaskan, apabila aturan penggunaan masker terus diwajibkan disertai pemenuhan protokol kesehatan dan pengetatan kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah, kasus Covid-19 di Indonesia akan mudah menurun.

“Vaksin sebetulnya tidak seberapa besar kalau kita bersama-sama menggunakan masker. Ini menjadi sangat penting,” kata Deni.

Karena itu, aturan kewajiban penggunaan masker sebaiknya terus diperketat oleh pemerintah. Menurut Deni, pemerintah bisa mengadaptasi kebijakan di negara lain yang membebankan denda cukup besar bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

Lebih lanjut Deni menerangkan, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak di sektor kesehatan. Seluruh aspek juga ikut terdampak. Karena itu, proyeksi kesehatan Indonesia pada 2021 tidak hanya berbicara soal Covid-19.

Peningkatan angka kematian ibu dan bayi, meningkatnya kasus stunting, hingga menurunnya kinerja program kesehatan menjadi masalah kesehatan yang dihadapi Indonesia di 2021. “Secara jangka panjang ini akan mengganggu kualitas hidup manusia,” kata Deni. (Okky Adiana)