IGD RSUD Cibabat Ditutup Sementara untuk Pasien Non Covid-19

IGD RSUD Cibabat Ditutup Sementara untuk Pasien Non Covid-19

INILAH, Cimahi- Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Cimahi atau Cibabat untuk sementara waktu ditutup. Penutupan dilakukan untuk pembersihan ruangan dari virus. 

Penutupan rumah sakit milik pemerintah tersebut dimulai sejak Senin (11/1/2021) hingga waktu yang b3lum bisa ditentukan. Penutupan IGG hanya diberlakukan untuk pasien non Covid-19. 

"Kita tutup sementara untuk pasien non COVID-19. Untuk disterilkan. Masyarakat mohon maklum," kata Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saa ditemui di Pemkot Cimahi, Senin (11/1/2020).

Salah satu yang dibersihkan dari penutupan tersebut adalah membersihkan virus korona atau COVID-19 yang dikhawatirkan terdapat di ruang IGD. Sebab, ruangan tersebut selama ini digunakan sebagai lokasi screening bagi pasien probable dan suspect COVID-19. 

Sementara untuk menghindari bercampurnya pasien umum dengan COVID-19, pihak RSUD Cibabat sendiri sudah membuat akses khusus pasien dari IGD menuju ruang isolasi.

"Jadi penutupan ini hanya untuk mesterilkan saja. Nanti ada jalur khusus untuk pasien covid dan non covid, biar gak tercampur," ujarnya.

Plt Direketur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah menambahkan, meski IGD ditutup sementara waktu, namun untuk pelayanan pasien umum bisa dilayani melalui poliklinik.

"Adapun pelayanan poliklinik rawat jalan dan rawat inap tetap berjalan seperti biasa. Hanya di IGD saja yang ditutup. Kami upayakan secepatnya," terang Reri.

Sampai saat ini, terang dia, total ada 52 pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Cibabat, dari total 57 bed atau tempat tidur yang ada di sana. "Di kita kan melayani zona merah, zona kuning juga ada sama ada bed kebidanan," ujarnya.