Vaksin Covid-19 Halal, Emil Imbau Masyarakat Tak Ragu Disuntik

Vaksin Covid-19 Halal, Emil Imbau Masyarakat Tak Ragu Disuntik
Foto: Ridwan Abdul Malik

 

INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk menerima vaksinasi Covid-19. Pasalnya, Vaksin Covid-19 telah dipastikan halal dan suci oleh komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Soal vaksin Alhamdulillah halal tidaknya vaksin sudah keluar dari MUI," ucap pria pria yang kerap disapa Kang Emil usai menghadiri Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Senin (11/1/2021).

Emil mengungkapkan, sertifikasi halal dari MUI sejatinya dapat menepis isu-isu hoax soal kehalalan vaksin Covid-19. Dia menyebutkan, hingga saat ini hoax terkait kehalalan vaksin masih menjadi polemik di masyarakat.

"Oleh karena itu tolong titip media memasifkan pemberitaan ini karena hoax-hoax kekhawatiran masih berlangsung, semua yang punya tugas luar biasa untuk menetralisir kekhawatiran," ungkap Emil.

Lebih lanjut, Emil menambahkan, pengetahuan masyarakat akan vaksin di Jawa Barat masih di angka 75%. Oleh karena itu, sosialisasi akan vaksin Covid-19 harus terus dimasifkan.

"Lima hasil surveynya warga yang paham tentang vaksinasi baru 75%, jadi ada 25% yang mungkin di daerah dan terpencil yang tidak tahu apa itu vaksinasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mengimbau masyarakat yang terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19, untuk tidak menolak. Pasalnya, menolak vaksin sama dengan mendzolimi diri dan orang lain.

"Iya itu bisa dzolim pada diri sendiri dan bisa mengakibatkan kemaksadatan kepada orang lain, karena virus itu menular dan dengan cara yang cepat," ucap Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (8/1/2021). (Ridwan Abdul Malik)