FAGI: Ilmu Bisa Dicari di Kemudian Hari, Nyawa Tak Bisa

FAGI: Ilmu Bisa Dicari di Kemudian Hari, Nyawa Tak Bisa
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Enam bulan ke depan siswa sekolah di Kota Bandung tetap belajar secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dikarenakan wabah Covid-19 terus meningkat.

Melihat hal itu, Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Iwan Hermawan mengatakan pihaknya sepakat dengan PJJ yang dicanangkan Wali Kota Bandung Oded M Danial. Sebab, kondisinya memang cukup darurat dan membahayakan di sekolah.

"SMAN 9 Bandung aja ditutup, karena staf TU (Tata Usaha) dan satpam terkonfirmasi positif. Jadi FAGI berpendapat, walaupun memang dirasakan tidak enak, apa boleh buat, ari elmu mah bisa diteangan (kalau ilmu bisa dicari) lagi di kemudian hari, kalau nyawa mah tidak bisa," ujar Iwan, Senin (11/1/2021).

Menurutnya, kebijakan work from home (WFH) yang dicanangkan pemerintah sebetulnya pun sudah bagus. Namun, masih banyak pembersih sekolah dan satpam yang masih bertugas di lingkungan sekolah.

"Saya berharap mereka dites rapid dong. Jadi jika sekolah-sekolah tidak memberlakukan rapid antigen, itu tidak ketahuan, apakah ada yang positif atau tidak, sehingga khawatir itu orang tanpa gejala (OTG) berkeliaran di sekolah, maka FAGI imbau Disdik kota/kabupaten untuk mewajibkan seluruh guru atau karyawan dan satpam yang tidak WFH, yang datang ke sekolah mereka di rapid terlebih dahulu," papar Iwan.

Sebetulnya, dia mengakui tidak ada kendala untuk PJJ. Hal tersebut hanya tinggal bagaimana guru berperan sesuai aturan Surat Edaran (SE) Sekertariat Depdikbud no 15 tahun 2020 apa yang harus dilakukan guru saat melakukan PJJ.

"Laksanakan aja, kelemahan PJJ kemarin banyak guru yang tidak memahami atau regulasi PJJ yang dikelola Kemdikbud, ya ikuti saja aturan yang dibikin Kemendikbud," imbuhnya.

Iwan berharap PJJ ini bukan hal yang baru. Pasalnya, pola itu diterapkan sejak lama di tingkat SD, SMP, SMA, atau universitas terbuka. Selain itu, dengan pola tersebut siswa mau belajar mandiri dan jangan mengharapkan dari guru saja ilmu pengetahuan, mereka bisa belajar sendiri di rumah selama PJJ. (Okky Adiana)