Wall Street Dibuka Merosot dari Rekor Tertinggi Pekan Lalu

Wall Street Dibuka Merosot dari Rekor Tertinggi Pekan Lalu
Ilustrasi (antara)

INILAH, New York - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi waktu setempat, turun dari rekor tertinggi yang dicetak pada pekan sebelumnya.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 177,20 poin atau 0,57 persen menjadi 30.920,77. S&P 500 menurun 32,12 poin atau 0,84 persen, menjadi 3.792,56. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 194,24 poin atau 1,47 persen menjadi 13.007,73.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 mundur pada perdagangan pagi, dengan sektor kebutuhan konsumen dan layanan komunikasi masing-masing turun 1,8 persen dan 1,4 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor perawatan kesehatan naik 0,24 persen, menjadi satu-satunya kelompok yang naik.

Investor mengalihkan fokus mereka ke Washington. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi mengatakan pada hari Minggu bahwa Demokrat siap untuk memulai proses "impeachment" Presiden Donald Trump yang akan keluar untuk kedua kalinya hanya dalam waktu satu tahun.

Pengumuman itu datang ketika Trump menghadapi kritik bipartisan karena perannya dalam demonstrasi besar-besaran di Capitol Hill minggu lalu yang menyebabkan setidaknya lima kematian dan lusinan luka-luka menyusul kerusakan gedung bersejarah yang kacau dan keras ketika Kongres mensertifikasi Presiden terpilih Joe. Kemenangan Biden dalam mencapai Gedung Putih 2020.

Pergerakan pasar yang suram pada hari Senin melanjutkan minggu yang solid di Wall Street yang membuat ketiga indeks utama meraih rekor tertinggi baru.

Pada perdagangan minggu pertama tahun 2021 yang berakhir pada hari Jumat, Indeks Dow dan Indeks S&P 500 masing-masing naik 1,6 persen dan 1,8 persen, sedangkan Indeks Nasdaq naik 2,4 persen. (antara)