Unik...Jumlah Perempuan dan Laki-laki Meninggal Covid-19 di Garut Sama

Unik...Jumlah Perempuan dan Laki-laki Meninggal Covid-19 di Garut Sama

INILAH, Garut - Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Garut didominasi kalangan perempuan. Namun kematian akibat Covid-19 tersebut pada kalangan perempuan maupun laki-laki saat ini berjumlah sama. 

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Humas Muksin, hingga 11 Januari 2021, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 4.636 kasus dengan 138 kasus di antaranya meninggal dunia.

INILAH mencatat, kasus penularan Covid-19 tersebut didominasi perempuan dengan total jumlah mencapai sebanyak 2.572 kasus. Sedangkan kalangan laki-laki terpapar positif Covid-19 mencapai sebanyak 2.064 kasus. Mereka berusia antara empat hari sampai 96 tahun. Sebanyak 125 kasus di antaranya balita (4 hari-5 tahun), dan 434 kasus lansia berumur 60 tahun ke atas (60-96 tahun). 

Sebaran kasus Covid-19 sendiri merata di 42 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Garut, dengan sebanyak 15 kecamatan di antaranya memiliki jumlah kasus positif sebanyak seratus kasus ke atas. Sebanyak enam kecamatan bahkan memunyai jumlah kasus positif sebanyak 250 kasus ke atas. Yakni Kecamatan Tarogong Kidul (573 kasus), Garut Kota (514 kasus), Tarogong Kaler (407 kasus), Cilawu (334 kasus), Karangpawitan (321 kasus), dan Kecamatan Pangatikan (252 kasus).

Cukup menarik, yang meninggal dunia akibat Covid-19 dari kalangan laki-laki maupun perempuan berjumlah sama, yakni 96 orang. Mereka berusia antara 16 tahun sampai 85 tahun. Mereka tersebar di 28 kecamatan dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. 

Kebanyakan mereka yang meninggal akibat Covid-19 tersebut didominasi kalangan usia produktif mencapai sebanyak 85 orang. Sebanyak 56 orang lainnya dari kalangan lansia berumur 60 tahun ke atas. Mereka berasal dari berbagai kalangan profesi, seperti tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, pensiunan PNS, pekerja swasta, dan lainnya.

Jika merujuk pengertian Badan Pusat Statistik (BPS) tentang usia produktif pada mereka yang berusia antara 14 tahun sampai 64 tahun, jumlah usia produktif meninggal dunia akibat Covid-19 di Garut tersebut lebih banyak lagi, mencapai 103 orang.

Sejauh ini, tidak ada laporan mengenai kematian akibat Covid-19 pada kalangan balita maupun anak-anak. Meskipun jumlah mereka yang terpapar Covid-19 cukup banyak.(zainulmukhtar)