Komisi II DPRD Jabar Dorong Pemprov Maksimalkan Potensi Pariwisata di Tahura Ir Djuanda

Komisi II DPRD Jabar Dorong Pemprov Maksimalkan Potensi Pariwisata di Tahura Ir Djuanda
istimewa

INILAH, Bandung – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Tia Fitriani berharap, Pemprov Jabar dapat memaksimalkan potensi pariwisata di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir Djuanda.

Dalam kunjungan kerja evaluasi program APBD 2020 dan Rencana Kerja Program 2021, Tia mengatakan sejak Tahura menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) masih banyak potensi yang belum dimaksimalkan. Padahal, kata dia, dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta dapat mengurangi beban pemerintah dari APBD dalam pembangunan dan pemeliharaan.

“Kunjungan kerja kali ini, Komisi II menemukan pencerahan dan hal yang menarik. Pertama, sejak Tahura menjadi BLUD, ada banyak manfaat yang luar biasa dan ide kreatir yang bisa diangkat. Sehingga tidak hanya mengandalkan APBD untuk membangun tempat wisata yang ada disini,” ujar Tia, Senin (11/1/2021).

Apalagi, kata dia, banyak situs sejarah yang terdapat di Tahura yang dapat dimaksimalkan sebagai potensi PAD, asal dapat dikemas dengan baik. Sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung, sebagai salah satu lokasi wisata edukatif.

“Tadi juga ada program yang sangat menarik, baik di situs atau legenda di Tahura ini yang bisa diangkat atau disosialisasikan kepada masyarakat. Ini dapat menjadi daya tarik tersendiri. Kedepannya kami akan support supaya Tahura ini semakin maju dan dikerjasamakan dengan lembaga pendidikan,” ucapnya.

Dia pun berharap, para mitra kerja Komisi II lainnya dapat mengikuti jejak yang sudah dilakukan Tahura. Meski di tengah kondisi yang sulit, tetapi masih menunjukkan kinerja yang baik.

“Kami harap kedepannya mitra kami juga bisa seperti Tahura. Dimana melalui BLUD ini, walaupun mengalami pasang surut. Nyatanya pada akhirnya bisa memperlihatkan kinerja yang baik. Ini menjadi awal untuk kami jadikan patokan untuk mitra kami yang lain,” tutupnya. (Yuliantono)