Ini Misi Berikutnya Tel-U Usai Rajai Youth Innovation Contest Award 2020

Ini Misi Berikutnya Tel-U Usai Rajai Youth Innovation Contest Award 2020
Istimewa

INILAH, Bandung - Telkom University (Tel-U) meraih prestasi pada ajang Youth Innovation Contest Award 2020 yang diselenggarakan Jasa Raharja pada September-Desember tahun 2020 lalu.

Kompetisi kali ini mengangkat tema Traffic Solution to Prevent Accident for Youth. Event ini diselenggarakan secara serentak di Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, dan Surabaya.

Tel-U mengirimkan satu tim khusus untuk berkompetisi pada event ini, beranggotakan Dosen Fakultas Informatika, Dody Qori Utama, Dosen Fakultas Ilmu Terapan Alfian Akbar Gozali, dan Mahasiswa Informatika Muhammad Rizqi Choirulfikri.

Setelah mengikuti serangkaian proses seleksi mulai dari 1 Desember 2020 hingga Penjurian & Awarding pada 15 Desember 2020, tim tersebut berhasil meraih Juara Pertama pada Kategori Mahasiswa/Umum dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

Dosen Fakultas Informatika, Dody Qori Utama mengatakan tim ini membuat sebuah karya riset bernama Brainstat. Brainstat adalah sistem yang berfungsi untuk memantau kondisi pengendaranya berdasarkan gelombang otak dari pengendara. Brainstat akan digunakan oleh pengendara. Lalu Brainstat akan memantau kondisi dari pengendaranya. Jika terjadi human error (seperti mengantuk, melamun dan sebagainya) maka Brainstat akan memberikan peringatan untuk mencegah kecelakan transportasi.

"Tujuan kami mengikuti kompetisi ini adalah untuk membawa produk kami ke level berikutnya yaitu di Industri sehingga kami mempersiapkan sebaik-baiknya untuk Industri,” ungkap Dody, Rabu (13/1/2021).

Dody juga menjelaskan bahwa institusi mendukung penuh perjalanan panjang produk Brainstat ini sejak dari tahun 2012. Produk ini juga sangat mendapatkan perhatian khusus dari Rektor Tel-U.

Sebagai informasi kompetisi Youth Innovation Contest Award 2020 ini merupakan wadah para inovator muda untuk meminimalisir kecelakaan dalam berkendara yang setiap tahun diselenggarakan oleh Jasa Raharja. Sehingga tim yang berkompetisi disini nantinya akan mengirimkan karya orisinil yang belum pernah di kompetisikan, berupa alat, aplikasi android, model atau prototipe. (Okky Adiana)