Liga 1 2020 Disetop, Bos Persib: Nggak Rugi!

Liga 1 2020 Disetop, Bos Persib: Nggak Rugi!
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono. (Antara Foto)

INILAH, Bandung - Kabar berhentinya Liga 1 2020 semakin kuat. Imbasnya, kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu akan langsung beralih ke Liga 1 2021. 

Beberapa upaya PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk bisa menggelar kembali kompetisi terus alami kendala. Pihak kepolisian (Polri) masih belum memberikan surat izin keramaian dengan alasan pandemi Covid-19 di Indonesia masih tinggi. 

Kondisi ini memunculkan bahwa Liga 1 2020 benar-benar akan dihentikan. Terlebih sudah sejak pertengahan Maret 2020 lalu, kompetisi terhenti. 

Jika Liga 1 2020 benar-benar dihentikan, ini akan menjadi kerugian bagi Persib Bandung. Sebab tim berjulukan Maung Bandung ini merupakan penghuni puncak klasemen sementara.

Dari tiga pertandingan yang telah dilalui, Persib menjadi tim yang selalu meraih kemenangan. Hasilnya sembilan poin dikantongi. 

Meski demikian, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono membantah penghentian Liga 1 2020 merugikan timnya. Sebab menurutnya, perjalanan Persib di kompetisi itu masih panjang. 

"Kami tidak berpikir seperti itu (mengalami kerugian), karena perjalanan masih sangat panjang, baru main tiga kali dan masih 31 kali pertandingan. Jadi tidak bisa disimpulkan seperti itu," tegas Teddy saat dihubungi, Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya, pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengeluarkan pendapatnya agar Liga 1 2020 dihentikan. Pelatih asal Belanda ini rela sekalipun di kompetisi itu, Persib Bandung pemuncak klasemen sementara. 

Robert mengaku sudah lelah menunggu kepastian Liga 1 2020. Terlebih, kompetisi yang baru menjalani tiga pertandingan itu sudah terhenti sejak pertengahan Maret 2020 lalu akibat pandemi Covid-19. 

Karena itu, pelatih berusia 65 tahun ini menilai Liga 1 2020 diberhentikan. PSSI maupun PT LIB lebih baik memikirkan kompetisi baru yang bertajuk Liga 1 2021. 

"Jika mereka mempunyai masalah dengan sponsor, PSSI dan LIB karena sudah menggunakan uang itu, mereka harus menyelesaikannya, dan mulai fokus untuk mempersiapkan Liga 2021," kata Robert beberapa waktu lalu.(Muhammad Ginanjar)