Jodoh Bukan Urusan yang Harus Bikin Frustrasi

Jodoh Bukan Urusan yang Harus Bikin Frustrasi
Ilustrasi/Net

"ADA banyak hal dalam kehidupan kita yang kita dapatkan tanpa kita memintanya kepada Allah. Karena itu maka tidak mungkin Allah tidak akan memberikan kepada kita apa yang kita pinta, kecuali kita sendiri bersikap selalu enggan melakukan kebaikan-kebaikan."

Kalimat yang saya tulis di atas adalah semakna dengan motivasi hidup seorang ulama yang pernah saya baca tapi lupa saya catat nama dan kitabnya. Saat ini saya sampaikan melalui status ini untuk menjadi renungan bagi mereka yang sedang gelisah menunggu perwujudan doanya.

Salah satu obyek, target, mukhatab, atau sasaran status ini adalah seseorang yang seseorang yang tidak dapat-dapat jodoh dan kemudian frustrasi sambil berkata: "Nggak ada yang mau sama aku karena aku jelek atau miskin." Banyak yang SMS, BBM dan FB kepada saya dengan keluhan seperti itu sambil di akhiri doa: "Ya Allah, jodohku mana?, kapan?"

Mereka yang seperti itu lupa melihat sekitarnya bahwa banyak orang cacat yang ternyata berjodoh, bahkan lebih dari harapan dan kepatutan, sebagaimana banyak orang miskin yang ternyata punya pendamping hidup yang membahagiakan.

Mereka lupa pada kisah Cinderella yang miskin kemudian menjadi permaisuri dan film "the beauty and the beast" yang mengisahkan cinta Sang jelita dengan Sang pemilik buruk rupa.

Jangan stress dan depresi karena kita sendiri "membatasi" kemungkinan terjadinya bermacam takdir. "Kentut yang bau saja ada yang mencium, mana mungkin manusia yang mandi, berbaju dan berparfum seperti Anda tidak ada yang ingin mencium." Semangat ya, salam AIM@Surabaya.