Positif Covid-19 di Garut Bertambah 105 Kasus, 5 Meninggal

Positif Covid-19 di Garut Bertambah 105 Kasus, 5 Meninggal
istimewa

INILAH, Garut-Kendati dalam tiga hari belakangan, di Kabupaten Garut terjadi lonjakan signifikan jumlah mereka yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai sebanyak 967 orang, kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19 tampaknya mesti tetap ditingkatkan dengan terus melaksanakan protokol kesehatan cegah Covid-19 secara ketat.

Pasalnya, kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Garut masih terus bertambah dengan jumlah kematian yang juga meningkat.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, pada Kamis (14/1/2021), kendati ada penambahan sebanyak 169 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 namun terdapat pula penambahan sebanyak 105 kasus baru positif Covid-19. Juga terjadi penambahan sebanyak lima pasien positif Covid-19 meninggal dunia, dan satu pasien berstatus probale meninggal dunia. 

"Ancaman penularan virus Covid-19 di keluarga (klaster keluarga) semakin meningkat. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri. Upaya pencegahan penularan virus untuk mengurangi risiko penularan dapat dilakukan melalui tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, dan istirahat yang cukup serta kelola stres !" ingat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut itu.

Dia menuturkan, dari sebanyak 105 kasus baru positif Covid-19 ditemukan hari itu, sebanyak 87 kasus di antaranya dikonfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSU dr Slamet Garut pada 224 sampel swab, dan 18 kasus didapatkan dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 105 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 58 perempuan dan 47 laki-laki, berusia antara enam bulan sampai 77 tahun, termasuk lima balita dan delapan lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari 27 kecamatan. Yakni Kecamatan Karangpawitan (15 kasus), Tarogong Kidul (14 kasus), Tarogong Kaler (9 kasus), Balubur Limbangan (7 kasus), Banyuresmi (6 kasus), Garut Kota (6 kasus), Karangtengah (5 kasus), Cilawu (5 kasus), Pakenjeng (5 kasus), Pameungpeuk (4 kasus), Pangatikan (3 kasus), Cisurupan (3 kasus), dan Kecamatan Cibatu (3 kasus).

Juga, dari Kecamatan Cisompet (2 kasus), Bungbulang (2 kasus), Cibalong (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Leles (2 kasus), Leuwigoong (2 kasus), Banjarwangi (1 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cihurip (1 kasus), Kadungora (1 kasus), Selaawi (1 kasus), Sukaresmi (1 kasus), Sukawening (1 kasus), dan Kecamatan Wanaraja (1 kasus).

Sebanyak lima pasien positif Covid-19 meninggal dunia yaitu perempuan (KC-3452) usia 55 tahun dan laki-laki (KC-3971) usia 40 tahun dari Kecamatan Cilawu; perempuan (KC-1531) usia 65 tahun dari Kecamatan Garut Kota; perempuan (KC-2731) usia 56 tahun dari Kecamatan Kadungora; dan laki-laki (KC-4799) usia 45 tahun dari Kecamatan Leles. 

KC-3452 meninggal dunia setelah menjalani isolasi perawatan rumah sakit selama 23 hari sejak dikonfirmasi positif Covid-19 pada 23 Desember 2020. Dia tercatat merupakan pasien kesepuluh meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Cilawu. 

KC-3971 dikonfirmasi positif Covid-19 pada 2 Januari 2021, dan dia merupakan pasien kesebelas meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Cilawu. 

KC-1531 meninggal setelah diisolasi dalam perawatan rumah sakit selama 12 hari, menyusul dikonfirmasi positif Covid-19 pada 23 November 2020. Dia merupakan pasien ke-23 meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Garut Kota. 

KC-2731 dikonfirmasi positif Covid-19 pada 13 Desember 2020, dan dia merupakan pasien kesembilan meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Kadungora. 

KC-4799 dikonfirmasi positif Covid-19 pada 14 Januari 2021, dan dia merupakan pasien ke-lima meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Leles. 

Dengan meninggalnya kelima pasien positif Covid-19 tersebut maka total jumlah kematian akibat Covid-19 di Kabupuaten Garut bertambah menjadi sebanyak 149 orang. 

Sedangkan seorang pasien berstatus probable meninggal dunia, yaitu perempuan usia 62 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul. Sehingga total jumlah kasus probable meninggal dunia di Kabupaten Garut menjadi sebanyak tiga orang.  

INILAH mencatat, jika kasus suspek dan probable ditambahkan pada kasus positif maka total jumlah kematian berkaitan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut kini menjadi sebanyak 190 kasus. Rinciannya, 149 kematian kasus positif, 38 kematian kasus suspek, dan tiga kematian kasus probable. 

Hingga saat ini, dengan adanya sebanyak 169 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 maka total jumlah mereka yang sembuh dari Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 3.657 orang. 

Masih terdapat sebanyak 429 pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan dan 613 pasien positif menjalani isolasi mandiri. 

Jumlah mereka yang diisolasi perawatan sebenarnya akan lebih banyak lagi bila ditambahkan dengan sebanyak sembilan pasien suspek yang saat ini juga masih dalam isolasi perawatan. 

Pun jumlah mereka yang menjalani isolasi mandiri jauh lebih banyak lagi bila ditambahkan dengan sebanyak 422 kasus suspek dan 1.055 kasus kontak erat yang masih melaksanakan isolasi mandiri.(zainulmukhtar)