Salah Satu Cara Taubat Jika telah Sebarkan Konten Porno

Salah Satu Cara Taubat Jika telah Sebarkan Konten Porno
Ilustrasi/Net

SEMUA orang yang pernah berbuat dosa, punya kesempatan untuk mendapatkan ampunan ketika bertaubat kepada Allah. Apapun bentuk dosanya, sebesar apapun kualitas dosanya. Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan, ayat ini memberikan harapan terbesar bagi para hamba. Ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan,

Bersihkan video atau gambar porno yang pernah disebarkan dari sumbernya.. terutama di medsos, sebisa yang anda lakukan. Sementara yang dicopas orang lain, anda minta kepada yang bersangkutan untuk menghapusnya. Karena tanggung jawab orang yang sudah berbuat kerusakan adalah mengembalikan apa yang dia rusak seperti sedia kala, atau memperbaikinya atau minimal menghilangkan sumber yang bisa merusak.

Allah menceritakan ada orang yahudi yang menyebarkan kesesatan, padahal dia tahu itu sesat. Lalu Allah perintahkan meraka untuk bertaubat dengan cara menjelaskan kepada umat manusia bahwa yang dulu dia sampaikan adalah kesesatan.

Allah berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat melaknati, kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya." (QS. al-Baqarah: 159 160)

Di sana ada penegasan cara taubatnya, "kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran)". Karena taubat orang yang merusak masyarakat tidak cukup sebatas menyesali, memohon ampun dan meninggalkan dosanya, tapi dia harus memperbaiki apa yang telah dia rusak. Sebagaimana taubat bagi orang yang merusak barang milik orang adalah dengan mengganti barang itu.

Menyebarkan kesesatan termasuk merusak menyebarkan video porno juga merusak.. taubatnya dengan menghapus video itu dan menjelaskan kepada mereka yang terkena dampaknya untuk meninggalkan video jahat itu.

Lalu, lakukan amal soleh kebalikannya. Sebagaimana dulu anda pernah menyebarkan video jelek, maka berusahalah untuk menyebarkan video kebaikan. Ketika seorang muslim menyebarkan kebaikan di masyarakat dan ada yang mengikutinya, maka dia mendapatkan pahala dari perbuatannya dan pahala dari setiap orang yang mengikutinya. Dan semoga pahala itu bisa menghapus dosa anda karena video jelek yang sudah tersebar sebelumnya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang mengajak kepada hidayah, maka baginya pahala sebagaimana pahala setiap orang yang mengikutinya, dan tidak mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan, maka dia menanggung dosa sebagaimana dosa setiap orang yang mengikutinya, tidak mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun". (HR. Muslim).

Demikian, Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits]