Innalillahi, Sudah 154 Warga Garut Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Innalillahi, Sudah 154 Warga Garut Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Ilustrasi/Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Dua pekan memasuki awal 2021, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut masih terus merebak dan hingga kini angkanya menembus sebanyak 5.035 kasus dengan sebanyak 154 kasus di antaranya meninggal dunia.  

Ada penambahan jumlah mereka dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 3.840 kasus namun angka  positif Covid-19 aktif diisolasi perawatan dan isolasi mandiri terbilang masih banyak, mencapai 1.041 kasus. 

Berdasarkan data dilansir Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, ada penambahan sebanyak 129 kasus baru positif Covid-19 hingga membuat angka positif Covid-19 di Kabupaten Garut melonjak lagi menjadi sebanyak 5.035 kasus, Sabtu (16/1/2021). Juga terjadi dua kasus kematian yang menambah total kasus kematian akibat Covid-19 menjadi sebanyak 154 kasus.

Yang cukup mengejutkan, persentase temuan kasus positif dari jumlah sampel swab diperiksa terbilang tinggi, mencapai 49,5 persen. Hal itu seperti penuturan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin.

Dia menyebutkan, dari sebanyak 129 kasus baru positif Covid-19 itu, sebanyak 121 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 244 sampel swab, dan sebanyak delapan kasus terkonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 129 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 74 perempuan dan 55 laki-laki, berusia antara dua tahun sampai 78 tahun, termasuk enam balita dan 14 lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari 22 kecamatan. Yakni Kecamatan Tarogong Kidul (23 kasus), Karangpawitan (17 kasus), Cilawu (13 kasus), Garut Kota (10 kasus), Singajaya (9 kasus), Kadungora (7 kasus), Balubur Limbangan (7 kasus), Leles (6 kasus), Bayongbong (5 kasus), dan Kecamatan Samarang (4 kasus).
Juga dari Kecamatan Cisurupan (3 kasus), Kersamanah (3 kasus), Tarogong Kaler (3 kasus), Wanaraja (3 kasus), Cibiuk (2 kasus), Cikajang (2 kasus), Sukawening (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Pasirwangi (2 kasus), Banjarwangi (1 kasus), Malangbong (1 kasus), dan Kecamatan Selaawi (1 kasus). 

Sedangkan angka kesembuhan bertambah menjadi sebanyak 3.840 kasus dengan bertambahnya sebanyak 72 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. 

Sebanyak 72 pasien sembuh tersebut terdiri 40 perempuan dan 32 laki-laki, berusaia antara lima tahun sampai 82 tahun. 

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kaler (13 kasus), Tarogong Kidul (10 kasus), Garut Kota (7 kasus), Kadungora (5 kasus), Karangpawitan (5 kasus), Kersamanah (4 kasus), Banyuresmi (4 kasus), Pamulihan (4 kasus), Sukawening (3 kasus), Samarang (3 kasus), Bayongbong (2 kasus), Cikelet (2 kasus), Pameungpeuk (2 kasus), Cibalong (1 kasus), Cibatu (1 kasus), Cilawu (1 kasus), Cisompet (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Karangtengah (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), dan Kecamatan Pakenjeng (1 kasus).

"Pada hari ini pula telah dilaporkan kasus konfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak dua orang, yaitu, perempuan (KC-3448) usia 59 tahun dari Kecamatan Cikelet serta laki-laki (KC-4661) usia 74 tahun dari Kecamatan Garut Kota," kata Muksin.

KC-3448 meninggal dunia setelah sempat dirawat isolasi rumah sakit selama 25 hari, sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada 23 Desember 2020. Dia tercatat sebagai pasien ketiga meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Cikelet. 

Persis sehari sebelumnya, dua pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Cikelet juga dilaporkan meninggal dunia, yaitu laki-laki (KC-2215) usia 67 tahun dan perempuan (KC-3368) usia 36 tahun.
Sedangkan KC-4661 meninggal dunia setelah sempat dirawat isolasi rumah sakit selama lima hari sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada 12 Januari 2021. Dia diketahui merupakan pasien ke-25 meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Garut Kota. 

Dengan meninggalnya KC-3448 dan KC-4661 maka total jumlah kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 154 kasus.

Hingga Sabtu pukul 22.00 WIB, dilaporkan jumlah pasien positif Covid-19 aktif di Garut mencapai sebanyak 1.041 kasus, terdiri sebanyak 554 kasus masih isolasi mandiri, dan sebanyak 487 kasus dalam isolasi perawatan rumah sakit.(zainulmukhtar)