Persib Usulkan Liga Indonesia Ikuti Jadwal Liga Eropa

Persib Usulkan Liga Indonesia Ikuti Jadwal Liga Eropa
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono meminta kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengikuti kalender kompetisi Eropa. Terutama untuk kompetisi di musim 2021-2022. 

Menurutnya, sudah sepantasnya Liga Indonesia mengikuti kalender Liga Eropa. Sebab hal itu berdampak pada banyak dari segala aspek. 

"Menurut saya itu demi kebaikan kita semua, seperti untuk transfer window pemain, jadwal transfer window, wakil Indonesia ke AFC dan Champions League," kata Teddy.

Pria yang akrab disapa Bos ini menilai selama ini Liga di Indonesia kerap mengalami keterlambatan. Sehingga hal itu berdampak pada pemain itu sendiri. 

"Kan sekarang ini, kita selalu telat karena kompetisi selesai Desember. Sedangkan pendaftaran bulan November," tuturnya. 

Teddy memastikan akan memiliki banyak manfaat yang besar apabila kompetisi di Indonesia mengikuti jadwal kompetisi di Eropa. Terbukti, banyak negara yang mengikuti jadwal tersebut. 

"Jika sudah diketok palu oleh PSSI dan PT LIB untuk tahun 2021-2022, nah untuk mengisi kekosongan di Februari sampai Agustus, apa nih yang mau kita isi di kompetisi 2020 atau karena mepet puasa dan lain-lain," katanya. 

Teddy memberikan usulan untuk menggelar kompetisi musim 2020 dengan format yang berbeda. Seperti halnya membagi peserta menjadi dua wilayah demi bisa mengikuti jadwal Liga Eropa pada musim 2021-2022 mendatang. 

"Kalau berhenti (tanpa Liga) itu dampaknya jauh lebih besar daripada kita lanjut," tegasnya. 

Namun demikian, Teddy mengatakan usulan tersebut belum bisa ditanggapi LIB. Sebab operator Liga itu hanya menampung aspirasi para klub dalam pertemuan yang dilakukan secara virtual, Jumat (15/1/2021) kemarin. 

"Belum tahu, jadi hanya sekadar menampung dan tidak memberi keputusan apapun," katanya.

Karena itu, Teddy berharap usulan yang diberikan bisa diterima oleh PT LIB. Sehingga kompetisi di Indonesia bisa berjalan dengan baik dan lancar. 

"Rencananya akan ada lagi minggu depan sama LIB. Katanya juga sama keputusan. Maka dari itu yang saya sampaikan tadi bahwa kita sebagai klub sudah terkatung-katung sejak bulan November dan kita butuh kepastian untuk bermain, kita harus berkompetisi dan bermain, demi kebaikan semua meski dengan protokol kesehatan ya, semuanya udah main kok tinggal kita sendiri. Seperti contoh kemarin Manchester City ada 5 orang yang kena Covid, yaudah isolasi mandiri. Di Inggris banyak kok," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)