Positif Covid-19 di Garut Bertambah 110 Kasus, 4 Meninggal

Positif Covid-19 di Garut Bertambah 110 Kasus, 4 Meninggal
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut- Memasuki awal 2021, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut menunjukkan kondisi kian mengkhawatirkan dengan terus bertambahnya volume harian kasus positif dan kematian akibat virus disebabkan novel corona virus 2019 tersebut. 

Terbaru, ditemukan penambahan sebanyak 110 kasus baru positif Covid-19 dan sebanyak empat kasus pasien positif meninggal dunia, Minggu (17/1/2021). Sehingga total jumlah positif Covid-19 di Garut meningkat lagi menjadi sebanyak 5.145 kasus, dan total kematian akibat Covid-19 menjadi sebanyak 158 kasus. 

Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin mengatakan, sebanyak 110 kasus baru positif Covid-19 itu ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 195 sampel swab.


Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri 70 perempuan dan 40 laki-laki, berusia antara dua tahun sampai 78 tahun. Termasuk lima balita dan 12 lansia berumur 60 tahun ke atas.  

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (23 kasus), Karangpawitan (10 kasus), Bayongbong (9 kasus), Kadungora (7 kasus), Tarogong Kaler (7 kasus), Wanaraja (7 kasus), Garut Kota (6 kasus), Bungbulang (5 kasus), Samarang (5 kasus), Selaawi (4 kasus), Balubur Limbangan (4 kasus), Cikelet (3 kasus), dan Kecamatan Cilawu (3 kasus).

Juga, dari Kecamatan Banjarwangi (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Cibiuk (2 kasus), Cigedug (2 kasus), Pangatikan (2 kasus), Cibalong (1 kasus), Cihurip (1 kasus), Leles (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Pamulihan (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), dan Kecamatan Sucinaraja (1 kasus).    

Temuan sebanyak 110 kasus baru positif Covid-19 itu pun membuat total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali bertambah menjadi sebanyak 5.145 kasus.

Sebanyak empat kasus baru kematian akibat Covid-19 itu yakni perempuan (KC-4524) usia 59 tahun dari Kecamatan Cilawu, perempuan (KC-4627) usia 30 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, perempuan (KC-5053) usia 73 tahun dari Kecamatan Bungbulang, dan perempuan (KC-5089) usia 57 tahun dari Kecamatan Leles.  

KC-4524 meninggal dunia setelah sempat diisolasi perawatan rumah sakit selama delapan hari sejak dikonfirmasi positif Covid-19 pada 10 Januari 2021. Dia pun tercatat merupakan pasien positif Covid-19 meninggal dunia ke-12 asal Kecamatan Cilawu. 

KC-4627 meninggal dunia setelah sempat diisolasi perawatan rumah sakit selama tujuh hari, menyusul dikonfirmasi positif Covid-19 pada 11 Januari 2021. Dia merupakan pasien ke-14 meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Tarogong Kidul. 

Sedangkan KC-5053 dan KC-5089 merupakan dua di antara 110 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada 17 Januari 2021 itu. KC-5053 tercatat merupakan pasien ketiga meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Bungbulang, dan KC-5083 merupakan pasien keenam meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Leles. 

Meninggalnya sebanyak empat perempuan pasien positif Covid-19 tersebut membuat angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat cukup tajam menjadi sebanyak 158 kasus.

Bersamaan penambahan sebanyak 110 kasus baru positif Covid-19 dan empat pasien positif Covid-19 meninggal itu, dilaporkan terdapat pula penambahan sebanyak 45 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga total pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 3.885 kasus. 

Sebanyak 45 pasien dinyatakan sembuh itu terdiri 26 perempuan dan 19 laki-laki, berusia antara lima tahun sampai 68 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Wanaraja (6 kasus), Cikelet (6 kasus), Karangpawitan (4 kasus), Tarogong Kidul (4 kasus), Pameungpeuk (3 kasus), Tarogong Kaler (3 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Cibalong (2 kasus), Cisurupan (2 kasus), Garut Kota (2 kasus), Leles (2 kasus), Balubur Limbangan (2 kasus), Pakenjeng (2 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cibatu (1 kasus), Cilawu (1 kasus), Kersamanah (1 kasus), dan Kecamatan Malangbong (1 kasus).   

"Masih ada sebanyak 470 pasien positif Covid-19 dalam isolasi rumah sakit/perawatan, dan sebanyak 632 pasien positif isolasi mandiri," imbuh Muksin.(zainulmukhtar)