Diklat Pembina IRMA Jawa Barat

Diklat Pembina IRMA Jawa Barat
Ilutrasi (istimewa)

INILAH, Bandung - Ikatan Remaja Masjid (IRMA) menggelar "Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)" Pembina IRMA Jawa Barat melalui Zoom dan Youtube, diikuti oleh 510 orang pembina remaja masjid SMP/MTs. dan SMA/SMK/MA pada 16-17 Januari 2021.

Menurut Ketua Panitia, Rifa Anggyana, diklat pembina IRMA sekolah dan madrasah ini dalam rangka mendukung pembangunan di Provinsi Jawa Barat menuju Jabar juara lahir batin serta Jabar Masagi sebagai program unggulan dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kompetensi yang harus dimiliki oleh pembina sekolah dan madrasah sebagai figur teladan peserta didik. Baik dari aspek intelektualitas, kepribadian, sosial maupun spiritual guru pembina.

Melalui diklat ini, diharapkan pembina IRMA sekolah dan madrasah mendapatkan pengetahuan tentang wawasan keislaman yang rahmatan lil’alamiin, seimbang dengan wawasan kebangsaan tentang Indonesia yang menghasilkan pribadi moderat dan toleran sehingga tercapai pendidikan yang dapat mengembangkan karakter siswa berintegritas.

Diklat ini juga merupakan media taaruf, silaturahmi antarpembina IRMA sekolah dan madrasah. Selain itu, ajang berkoordinasi dan berkomunikasi guna menyamakan persepsi antarpembina IRMA di kabupaten dan kota se-Jawa Barat dalam memperkuat eksistensi IRMA serta mengembangkannya bersama-sama.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, diklat pembina IRMA secara daring menjadi solusi terbaik agar kegiatan-kegiatan positif dapat tetap berjalan. Semoga, pelatihan pembina IRMA Jawa Barat ini dapat berjalan baik, lancar, dan memberikan manfaat.

Ketua IRMA Jawa Barat, Aditya Gustian Saputra pun mengucapkan terima kasih kepada para pembina IRMA sekolah dan madrasah yang telah berpartisipasi dalam diklat pembina IRMA Jawa Barat ini. IRMA Jawa Barat kini sedang membentuk kepengurusan di 27 kabupaten dan kota. Telah terbentuk pula koordinator wilayah di 13 wilayah sesuai kantor cabang dinas masing-masing.

"Mari kita tetap optimis menjalankan kegiatan walaupun daring. There is always hope for those who often pray. There is always a way for those who often try (selalu ada harapan bagi mereka yang sering berdoa. Selalu ada jalan bagi mereka yang sering berusaha). Mari kita sama-sama berdoa agar pandemi Covid-19 segera diangkat oleh Allah Swt," ajaknya seperti dikutip dari laman resmi Disdik Jabar.

Koordinator Forum Pembina IRMA Jawa Barat, Asep Saeful Bahri mengatakan, IRMA Jawa Barat adalah pusat aktivitas keumatan, khususnya pendidikan agama Islam dan keorganisasian Islam bagi para siswa/siswi, baik untuk kegiatan pendidikan, pembinaan, pembentukan karakter maupun aspek lainnya di sekolah. (*)