Melalui Buruan SAE, Kini Warga Arcamanik Mandiri dalam Ketahanan Pangan

Melalui Buruan SAE, Kini Warga Arcamanik Mandiri dalam Ketahanan Pangan
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Program Buruan Sehat, Alami, Ekonomis (SAE) mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat perkotaan. Salah satunya Buruan SAE di RT 07 RW 13, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. 

Ketua kelompok Tani Pesona 13 Luki mengatakan, program Buruan SAE yang digagas Pemkot Bandung ini membuat masyarakat menjadi mandiri untuk mengelola pangan. Dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah daerah, masyarakat mampu menyulapnya menjadi pekarangan yang dipenuhi berbagai jenis sayuran. sehingga hasilnya dijadikan ketahan pangan. 

"Hasil tanaman ini dijadikan untuk ketahanan pangan warga setempat. Kedua, kita bisa jual untuk memutarkan kembali agar kebunnya bisa jalan terus," kata Luki, Rabu (20/1/2021).

Bahkan, untuk pupuk tanaman warga setempat memanfaatkan sampah menjadi pupuk yang terbuat dari lodong sesa dapur (loseda) atau makanan sisa dapur yang disimpan di dalam pipa. Pipa menjadi wadah untuk menampung sampah organik. Nantinya, sampah tersebut diolah menjadi pupuk dan lain-lain untuk memberikan kebutuhan gizi untuk tanaman. 

"Selain hal itu, warga masyarakat di sini juga sudah melakukan gerakan Kang Pisman. Kita sudah mulai memilah sampah yang organik dan anorganik," ucapnya. 

Luki menambahkan, meski baru memulainya sejak empat bulan lalu namun warga memiliki semangat yang begitu tinggi. Bahkan dia berharap, Buruan SAE di wilayahnya dapat menjadi wisata agraris. 

"Kita punya obsesi. Ke depannya ingin dijadikan wisata agraris. Juga untuk education center jadi bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara bercocok tanam organik," ujar dia. (Yogo Triastopo)