Positif Covid-19 di Garut Bertambah 162 Kasus

Positif Covid-19 di Garut Bertambah 162 Kasus
istimewa

INILAH, Garut-Diwarnai dua kematian, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah lagi sebanyak 162 kasus, Jum'at (22/1/2021). 

Sehingga total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat menjadi sebanyak 5.563 kasus, dan sebanyak 171 kasus positif di antaranya meninggal dunia.

Persentase temuan kasus positif dari jumlah sampel swab diperiksa terbilang cukup tinggi, mencapai sekitar 76 persen. 

Hal itu sebagaimana keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin. 

Dari sebanyak 162 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 153 kasus di antaranya ditemukan dari hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 201 sampel swab, dan sebanyak sembilan kasus dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 162 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 104 perempuan dan 58 laki-laki, berusia antara delapan hari sampai 73 hari, 

Mereka berasal dari Kecamatan Bungbulang (46 kasus), Tarogong Kidul (18 kasus), Leles (15 kasus), Tarogong Kaler (10 kasus), Garut Kota (10 kasus), Leuwigoong (6 kasus), Selaawi (6 kasus), Kadungora (5 kasus), Karangpawitan (5 kasus), Pakenjeng (5 kasus), Cibatu (4 kasus), Cilawu (4 kasus), Cisompet (3 kasus), Samarang (3 kasus), Sukawening (3 kasus), dan Kecamatan Talegong (3 kasus).

Juga, dari Kecamatan Cisurupan (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Pameungpeuk (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cibiuk (1 kasus), Cihurip (1 kasus), Karangtengah (1 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus), Malangbong (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), dan Kecamatan Singajaya (1 kasus). 

Yang cukup mengagetkan, dari sebanyak 162 kasus baru positif Covid-19 itu, ditemukan lagi adanya penyebaran Covid-19 pada klaster pesantren, yakni di Kecamatan Bungbulang. 

Jumlah kasus positif Covid-19 di kecamatan tersebut pun melonjak menjadi sebanyak 78 kasus dari sebelumnya 32 kasus. 

Hal itu membuat Kecamatan Bungbulang menempati posisi kecamatan ke-20 terbanyak terdapat kasus positif Covid-19 dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. 

Sedangkan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia, yaitu laki-laki (KC-5453) usia 57 tahun dari Kecamatan Cibatu dan perempuan (KC-5528) usia 28 dari Kecamatan Selaawi.

KC-5453 tercatat merupakan pasien ketujuh meninggal dunia terpapar Covid-19 asal Kecamatan Cibatu, dan KC-5528 merupakan pasien pertama meninggal dunia terpapar Covid-19 asal Kecamatan Selaawi.

Meninggalnya pasien positif Covid-19 asal Selaawi tersebut membuat sebaran kematian positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut kini meluas menjadi di sebanyak 30 kecamatan.

Kendati ada penambahan sebanyak 162 kasus positif dan dua kematian akibat terpapar Covid-19, terdapat perkembangan cukup menggembirakan dengan adanya sebanyak 33 pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai pemantauan isolasi atau sembuh. Sehingga total kesembuhan dari Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 4.062 kasus.

"Saat ini, masih ada sebanyak 503 pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan dan sebanyak 827 pasien positif isolasi mandiri," kata Muksin yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut itu.(zainulmukhtar)