Update Covid-19 Garut: Ada 88 Kasus Positif Baru, 4 Meninggal

Update Covid-19 Garut: Ada 88 Kasus Positif Baru, 4 Meninggal
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Penularan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut masih terus meningkat dengan disertai penambahan kasus kematian.

Pada Sabtu (23/1/2021), Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut melaporkan terdapat penambahan temuan positif Covid-19 sebanyak 88 kasus. Pun pasien positif Covid-19 bertambah sebanyak empat orang. Sehingga total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi sebanyak 5.651 kasus, dan sebanyak 175 kasus di antaranya meninggal dunia.

Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin menyebutkan, dari sebanyak 88 kasus baru positif Covid-19 itu, sebanyak 77 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 172 sampel swab, dan sebelas kasus dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 88 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 49 perempuan dan 39 laki-laki, berusia antara satu tahun sampai 97 tahun, termasuk dua balita dan 13 lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (18 kasus), Tarogong Kaler (11 kasus), Bayongbong (10 kasus), Garut Kota (9 kasus), Karangpawitan (6 kasus), Pameungpeuk (5 kasus), Cikajang (5 kasus), Kadungora (5 kasus), Balubur Limbangan (3 kasus), dan Kecamatan Wanaraja (3 kasus).

Juga, dari Kecamatan Banyuresmi (2 kasus), Cilawu (2 kasus), Sukaresmi (2 kasus), Cibatu (1 kasus), Karangpawitan (1 kasus), Kersamanah (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), Samarang (1 kasus), dan Kecamatan Selaawi (1 kasus).

Sedangkan empat pasien positif Covid-19 meninggal dunia, yaitu laki-laki (KC-5336) usia 60 tahun dan perempuan (KC-5338) usia 30 tahun dari Kecamatan Karangpawitan; laki-laki (KC-5212) usia 73 dari Kecamatan Cilawu; dan perempuan (KC-5565) usia 57 tahun dari Kecamatan Banyuresmi. 

KC-5336 dan KC-5338 sama-sama sempat diisolasi perawatan rumah sakit menyusul terkonfirmasi positif Covid-19 pada 21 Januari sebelum akhirnya meninggal dunia pada hari yang sama. Masing-masing tercatat sebagai pasien kesebelas dan ke-12 meninggal dunia terpapar Covid-19 asal Kecamatan Karangpawitan.

KC-5212 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 19 Januari 2021 dan sempat diisolasi perawatan rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Dia pun tercatat sebagai pasien ke-16 meninggal dunia terpapar Covid-19 asal Kecamatan Cilawu.

Sedangkan KC-5565 meninggal dunia di hari bersamaan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 23 Januari 2021. Dia merupakan pasien kesembilan meninggal dunia terpapar Covid-19 dari Kecamatan Banyuresmi.

Dengan meninggalnya keempat pasien positif Covid-19 itu maka angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut terus meningkat menjadi sebanyak 175 kasus.

Kendati ada penambahan kasus positif dan meninggal dunia, terdapat pula penambahan kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 69 orang. Sehingga total jumlah pasien sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 4.131 kasus. 

Sebanyak 69 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, terdiri 43 perempuan dan 26 laki-laki, berusia antara delapan hari sampai 78 tahun. 

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (9 kasus), Cilawu (8 kasus), Karangpawitan (7 kasus), Tarogong Kaler (7 kasus), Banyuresmi (6 kasus), Pakenjeng (4 kasus), Cibatu (3 kasus), Cihurip (3 kasus), Cikelet (3 kasus), Pameungpeuk (3 kasus), Pangatikan (2 kasus), Wanaraja (2 kasus), Cibalong (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Garut Kota (2 kasus), Banjarwangi (1 kasus), Cigedug (1 kasus), Leles (1 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus), Malangbong (1 kasus), dan Kecamatan Sucinaraja (1 kasus).

Sampai Sabtu malam, terdapat sebanyak 1.345 pasien positif Covid-19 masih diisolasi.

"Sebanyak 817 kasus positif masih isolasi mandiri, dan sebanyak 528 kasus positif masih isolasi perawatan rumah sakit," Muksin menambahkan.(zainulmukhtar)