Safar untuk Menuntut Ilmu

Safar untuk Menuntut Ilmu
Ilustrasi/Net

BERIKUT ini kami menyampaikan contoh perjalanan yang bisa mendatangkan pahala dan meraih rida Ar Rahmn.

 Safar untuk Menuntut Ilmu

Tidak diragukan tentang pentingnya ilmu, sehingga Nabi shallallhu 'alayhi wa sallam menyatakan sebagai kewajiban setiap muslim. Beliau bersabda:

"Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim." (HR Ibnu Majah nomor 224, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani di dalam Shahih Ibni Majah)

Yang dimaksud dengan ilmu disini adalah ilmu syari, ilmu yang diwahyukan Allh Subhnahu wa Ta'la kepada Rasul-Nya dan diwariskan kepada para ulama pewaris para Nabi shallallhu 'alayhi wa sallam.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata:

"Menuntut ilmu syari adalah fardhu kifayah, kecuali perkara yang wajib pada setiap individu, seperti: setiap orang wajib menuntut ilmu perkara yang diperintahkan oleh Allh Subhnahu wa Ta'la dan perkara yang Dia larang, karena sesungguhnya hal ini wajib atas setiap individu." (Majmu Fatawa, 28/80)

Dan thalabul ilmi sering mengharuskan safar. Oleh karena itu di zaman dahulu terkenal rihlah ulama untuk menuntut ilmu. Raslullh shallallhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Barang siapa meniti satu jalan untuk mencari ilmu, niscaya dengan hal itu Allh Subhnahu wa Ta'la menjalankannya di atas jalan di antara jalan-jalan surga." (HR Abu Daud)

[Ustadz Abu Isma'il Muslim Al Atsari]