Fraksi Partai Demokrat Jabar Kutuk Upaya Kudeta AHY

Fraksi Partai Demokrat Jabar Kutuk Upaya Kudeta AHY
net



INILAH, Bandung - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nanggolah mengutuk upaya kudeta oleh sejumlah oknum terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dia memastikan, 27 kota dan kabupaten se-Jabar mendukung penuh AHY tetap sebagai ketua umum dan menganggap upaya para oknum tersebut, untuk mengambil alih kekuasaan sangat tidak berdasar. Sebab terpilihnya AHY sebagai ketua umum, dilakukan secara aklamasi dalam kongres beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah saya dan kawan-kawan dari pengurus DPD Partai Demokrat, yang diketuai Pak Irfan Suryanegara beberapa hari lalu dalam rapat sudah jelas. Bahwa kami mendukung penuh AHY sebagai ketua umum, karena dia terpilih secara demokratis dalam kongres di Jakarta. Jadi tidak ada alasan untuk mengudeta AHY atau menggelar KLB, apalagi dilakukan oleh orang-orang yang selama ini tidak lagi menjadi pengurus Partai Demokrat,” ujar Sugianto kepada INILAH, Rabu (3/2/2021).


“Kita, dari 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat sudah menandatangani diatas materai untuk mendukung penuh AHY. Kami mengutuk keras kepada orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan AHY dengan cara inkonstitusional. Apalagi yang punya suada dan punya hak untuk lakukan KLB itu, hanya kader Demokrat. Sementara mayoritas kader mendukung penuh AHY  sebagai ketua umum,” sambungnya.

Dia mensinyalir, upaya kudeta tersebut dilakukan sejumlah oknum untuk menjatuhkan sosok AHY yang mampu mendongkrak elektabilitas partai sejak dipegangnya. Terlebih saat ini Partai Demokrat tengah mempersiapkan diri jelang pertarungan pada pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Sekarang ini orang ingin jatuhkan AHY, karena Partai Demokrat dibawah kepemimpinan beliau meroket elektabilitasnya. Banyak sekali kepentingan-kepentingan dan ada orang yang ingin mencalonkan presiden, dengan mengambil alih Partai Demokrat. Ini yang jadi persoalan, karena menggunakan semua cara. Kami mengutuk orang-orang yang ingin merusak citra partai, karena kami sedang bekerja sekarang untuk persiapan 2024 nanti. Saat ini kami sedang memperbaiki mesin politik, infrastruktur dan lain-lain secara demokratis untuk 2024 nanti,” tutupnya. (Yuliantono)