Agar Klub Siap Liga 1, Ini 'Obat' Ditawarkan Persib

Agar Klub Siap Liga 1, Ini 'Obat' Ditawarkan Persib



INILAH, Bandung - Sulit bagi klub bersiap menghadapi Kompetisi Liga 1 jika digulirkan Mei atau Juni mendatang. Agar klub bisa bersiap lebih matang, Persib Bandung punya "obat" tersendiri. Apa itu?

Sebelum Liga 1 2021 digulirkan, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, meminta PSSI maupun PT LIB untuk menggelar turnamen lebih dulu. Sehingga para tim bisa jauh lebih matang menjalani kompetisi. 

"Sebaiknya ada pre turnamen sebelum Liga. Karena ada puas dan Hari Raya Idul Fitri juga. Jadi harus diperhitungkan baik-baik," katanya.


Teddy menilai jadwal yang direncanakan bergulirnya Kompetisi Liga 1 pada Mei atau Juni, tidak ideal. Sebab, setiap tim termasuk Persib memerlukan waktu untuk melakukan persiapan lantaran sudah cukup lama tidak menjalani pertandingan. 

Terhitung, kompetisi di Indonesia bertajuk Liga 1 harus terhenti sejak Maret 2020 lalu karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian (Polri) akibat pandemi Covid-19. 

"Coba berhitung saja, bahwa tim perlu persiapan setelah 10 bulan tidak bertanding. Minimal 8 sampai 10 minggu persiapan. Ditambah lagi puasa, lebaran. Apakah bisa mulai Mei?," ujar Teddy saat dihubungi. 

Dia pun mengusulkan kepada PSSI maupun PT LIB untuk menggelar Liga 1 2021 pada Agustus. Menurutnya jadwal itu cukup ideal bagi seluruh tim peserta. 

"Jadi diperlukan waktu untuk persiapan supaya pemain siap, mempunyai match fitness yang ideal untuk main di Liga," tegasnya.

Rencana untuk menggelar Liga 1 2021 sendiri disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan usai menggelar rapat di Kantor PT LIB, di Jakarta, Kamis (4/2/2021) sore. 

Rapat tersebut juga dihadiri oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Haruna Soemitro, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dan Kepala Tim Medis PSSI Syarif Alwi. Sementara itu, dari PT LIB adalah Komisaris Ferry Paulus, Direktur Utama Akhmad Hadian Lukita, Direktur Operasional Sudjarno, dan Direktur Keuangan Anthony Candra Kartawiria.

Pada paparannya, Akhmad Hadian Lukita menjelaskan beberapa poin perihal persiapan kompetisi baru di antaranya akan diadakannya pertandingan simulasi pada pekan depan dan digelarnya turnamen pramusim.

Iriawan menyatakan koordinasi tersebut menindaklanjuti pertemuan PT LIB dengan Mabes Polri kemarin (3/2/2021). Ia juga menyebut bahwa tadi sudah mensimulasikan berbagai hal terkait pertandingan nanti dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Terima kasih kepada Kapolri karena memerhatikan apa yang terjadi selama ini. Dan memang sudah ada lampu hijau dari Polri, tapi tidak semudah itu. Kami memiliki kewajiban untuk mempersiapkan semuanya, termasuk di antaranya protokoler kesehatan," ujar Iriawan. (muhammad ginanjar)