KEK Lido Bisa Menjadi Pendorong KPPP Jabar

KEK Lido Bisa Menjadi Pendorong KPPP Jabar



INILAH, Bandung-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido Jawa Barat dinilai bisa menjadi pendorong kebijakan kawasan pengembangan pariwisata provinsi (KPPP). Hal itu menyusul Dewan Nasional Ekonomi Khusus yang menyetujui usulan pembentukan KEK anyar tersebut. 

Diketahui, rencananya di kawasan tersebut akan dikembangkan akomodasi berupa luxury resort, hotel berbintang, pengembangan TOD, dan pengembangan ekonomi kreatif (studio film dan festival musik). Sebagai kawasan khusus berbasis pariwisata, KEK Lido tentunya akan bergerak secara bisnis pada pengembangan atraksi wisata seperti theme park kelas dunia, golf course, serta retail. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, pihaknya telah mendukung penuh pengajuan Lido sebagai KEK sejak awal 


“Baik saat pembahasan awal sampai dengan penerbitan rekomendasi gubernur,” ujar Dedi, Minggu (14/2/2021).

Kehadiran KEK Lido ini diprediksi akan membawa prosek yang cerah di sektor pariwisata. Khususnya dalam mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) hingga mencapai 63,4 juta orang sampai 2038 atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun. 

Karena itu, diharapkan ke depan, KEK Lido mampu untuk menarik investasi jutaan dollar ke Jawa Barat, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan perekonomian lokal dan regional.

Menurut Dedi, KEK Lido yang terletak di Kabupaten Bogor akan sangat berpeluang untuk menjadi mesin pendorong pariwisata nasional karena berada di Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) Halimun-Bogor dsk. 

"Sekaligus menjadi pendorong kebijakan Jawa Barat sebagai kawasan khusus pengembangan pariwisata provinsi (KPPP),” katanya. (riantonurdiansyah)