The Jungle Waterpark Disegel 

The Jungle Waterpark Disegel 
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Satpol PP Kota Bogor menyegel The Jungle Waterpark, Kecamatan Bogor Selatan. Penyegelan ini dilakukan karena kawasan wisata itu memiliki denda Rp10 juta yang belum dibayar. 

"Hari ini kami beserta Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan aparatur Muspika Bogor Selatan melakukan penyegelan terhadap The Jungle Waterpark yang kemarin kami dapati berdasarkan informasi dari warga terdapat kerumunan di tempat wahana tersebut," ungkap Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach, Senin (15/2/2021).

Agus melanjutkan, pihaknya sudah melakukan pengawasan dan pihak manajemen sudah menyampaikan konsep terkait protokol kesehatan di tempat tersebut. Namun, salah satu wahana yang dibuka tidak dikontrol pihak pengelola.


"Akibatnya, timbul kerumumunan kemarin. Pihak manajemen mengakui kesalahannya sehingga hari ini kami lakukan penyegelan dan sanksi denda," tuturnya.

Dia menegaskan, untuk sanksi The Jungle Waterpark ditetapkan berupa denda Rp10 juta. Untuk lama penutupan kawasan, hal itu akan dilakukan selama tiga hari ke depan. 

"Apabila mereka membayar denda maksimal ditutup tiga hari. Kalau tidak bayar denda penutupan selama dua minggu. Sepertinya mereka menyanggupi pembayaran denda," ujarnya.

Terpisah, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan jika terbukti melanggar aturan PPKM Mikro, The Jungle Waterpark bisa dikenai sanksi hukum pidana. 

"Jika terbukti melanggar maka sanksi yang dikenakan bisa sanksi hukum pidana kepada pihak pengelola The Jungle Waterpark. Apabila nanti memang harus dilakukan penindakan secara hukum, nanti kita liat apakah nanti tetap menggunakan Perwali atau nanti dalam berita tertentu nanti kita naikkan secara pidana," ungkap Susatyo.

Dia menjelaskan, akan segera menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan atas hal itu. Kalau sudah menyangkut masalah hukum, maka semua akan digelar ditahap awal supaya nanti perkaranya tidak ada hambatan. 

"Karena harus cepat ini masalahnya. Kami berpacu dengan angka Covid-19. Jadi kalau penindakan hukumnya tidak cepat ya akan tertinggal," tegasnya.

Saat ini tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) melakukan penyelidikan atas adanya rekaman video pengunjung wisata air The Jungle Waterpark yang membeludak. Susatyo juga berharap agar tim Gakumdu bisa segera bekerja menindak para pelanggar PPKM Mikro di Kota Bogor. (Rizki Mauludi)