DPRD Jabar Harap Tol Cisumdawu Segera Tuntas Demi BIJB

DPRD Jabar Harap Tol Cisumdawu Segera Tuntas Demi BIJB
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Husin berharap, pembangunan jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dapat segera rampung, guna menyelamatkan nasib BandaraInternasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati agar bisa kembali beroperasi.

Anggota Fraksi Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini mengatakan, kendala terbesar BIJB hanya masalah akses jalan. Jarak tempuh melalui rute saat ini yang cukup jauh, akhirnya membuat masyarakat lebih memilih melakukan pemberangkatan pesawat ke Bandar Udara Halim Perdanakusuma atau Bandar Udara Soekarno-Hatta ketimbang BIJB.

Selain akibat pandemi Covid-19, yang berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat dan ancaman keselamatan kesehatan. Sehingga mengurangi aktivitas masyarakat, untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan menggunakan maskapai penerbangan.


“BIJB ini masalah besarnya adalah jalan akses dari dan menuju kesana yang memakan waktu cukup lama. Ya tentu saja selain pandemi, yang menyebabkan ekonomi kita guncang dan orang juga pertimbangkan keselamatan kesehatan mereka. Jika Tol Cisumdawu cepat selesai, saya rasa soal BIJB ini bisa teratasi. Soalnya kalau enggak salah, nanti dari Bandung ke BIJB lewat Tol Cisumdawu, hanya makan waktu 1 sampai 1,5 jam. Jelas orang akan memilih berangkat ke BIJB daripada ke Halim atau Soekarno-Hatta,” ujar Husin kepada INILAH, Minggu (21/2/2021).

Dia meyakini, dengan adanya Tol Cisumdawu dan kemudian rencana pembangunan kereta api cepat Bandung-BIJB terealisasi. Kemudian Bandar Udara Husein Sastranegara dan Halim Perdanakusuma kembali ke fungsi awalnya sebagai bandara militer, bisa dipastikan BIJB akan menjadi prioritas utama masyarakat Jabar untuk melakukan penerbangan.

“Sekarang ini dari informasi yang kita dapat, Cisumdawu ini sudah mulai lagi pembangunannya. Tahap 3 dan 4. Mudah-mudahan saja bisa cepat selesai. Nanti juga ada rencana pembangunan jalur kereta api cepat, khusus Bandung-BIJB. Kemudian Bandara Halim dan Husein kembali jadi bandara militer. Saya yakin, Insyaa Allah BIJB ini akan menjadi salah satu BUMD favorit bagi kita, dalam rangka penerimaan PAD. Selain tentu saja menjadi kebanggaan kita sebagai masyarakat Jawa Barat, karena kita bisa melakukan pelayanan penerbangan nasional dan internasional,” ucapnya. (Yuliantono)