Duh, Sejumlah Sayap Partai Golkar Kabupaten Tolak Hasil Musda

Duh, Sejumlah Sayap Partai Golkar Kabupaten Tolak Hasil Musda
istimewa




INILAH, Bandung - Melalui Musyawarah Daerah (Musda) pada hari Sabtu (20/2/2021) Sugianto telah terpilih sebagai pemimpin Partai Golkar Kabupaten Bandung. 


Terpilihnya Sugianto ini, ternyata mendapatkan penolakan dari sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK) dan organisasi sayap Partai Golkar. 


Surat penolakan tersebut datang dari 18 PK (pimpinan kecamatan) dan 6 ormas sayap partai golkar yang di layangkan ke DPD Partai Golkar Jawa Barat.



Ketua Ormas MKGR Kabupaten Bandung Ahmad Fajar mengatakan bahwa penyelenggaraan musda yang bertempat di Hotel Sutan Raja Soreang illegal dikarenakan diluar mekanisme AD-ART Partai Golkar.


“Mekanisme musda yang kita pemasalahkan ini, seperti dagelan saja, SK (surat Keputusan) Ormas MKGR kab. Bandung yang jelas sah dan berlaku tidak di akui dalam kepesertaan malah ini mengakui SK yang lama sekali sudah kadaluarsa menjadi peserta musda , ada apa ini ?," kata fajar di Kabupaten Bandung, Kamis (25/2/2021).


Fajar menambahkan bahwa kecaman dan penolakan ini juga tidak hanya dari MKGR tapi dari berbagai element partai Golkar di Kabupaten Bandung.


“ kita ( Ormas sayap ) kecam keras dan menolak pelaksanaan dan hasil musda illegal yang tidak sesuai dengan AD-ART, ini semua demi kebesaran nama Partai “ ujar fajar

Senada yang di sampaikan sekretaris PLT PDK Korgoro Ichsan lajuardi kepada wartawan, sebagai kader Ichsan merasa prihatin maka dirinya dan tim mengadukan hal ini ke DPD Golkar Jawa Barat agar semuanya jelas.


“Ini masalah krusial. Makanya harus ada pihak yang meluruskan, jangan sampai kejadian ini menjadi pembenaran dan terlulang kembali dikemudian hari,” Pungkas Ichsan