Kota Bandung Ngebet Jadi Tuan Rumah Piala Menpora 2021

Kota Bandung Ngebet Jadi Tuan Rumah Piala Menpora 2021
Foto: Yogo Triastopo



INILAH, Bandung - Pemkot Bandung berharap Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa menjadi salah satu tempat atau venue yang digunakan penyelenggaraan Piala Menpora 2021. Sarana dan prasarana GBLA telah layak dan memenuhi persyaratan untuk digunakan tempat pertandingan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung Edi Marwoto mengatakan, Bandung telah resmi ditunjuk sebagai salah satu tempat pelaksanaan Piala Menpora 2021 pada Maret mendatang. Karenanya, pihaknya berharap GBLA dapat digunakan sebagai salah satu tempat pertandingan.

"GBLA siap kalau nanti ditunjuk menjadi tuan rumah menggelar pertandingan piala pra musim menpora," kata Edi di Balai Kota Bandung, Kamis (25/2/2021).


Menurutnya, meski tidak mengajukan secara tertulis. Pihaknya menawarkan Stadion GBLA menjadi salah satu tempat untuk pertandingan Piala Menpora 2021. Keputusan sendiri berada di tangan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan pihaknya masih menunggu keputusan akhir.

"Mekanisme dalam menggelar pertandingan ditentukan oleh PT LIB, kita hanya berupaya menawarkan saja bahwa GBLA siap melaksanakan pertandingan. Mekanismenya PT LIB yang menunjuk kira-kira Bandung mana yang akan menggelar pertandingan pra musim," ucapnya. 

Edi mengaku, PT LIB akan melakukan survei ke Stadion GBLA terkait kelaiakan digunakan untuk pertandingan namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan PT LIB datang dan berkunjung. Namun kata dia, saat kompetisi liga akan dimulai pada 2020, GBLA telah dinyatakan layak digunakan.

Lalu dia pun menyebut bahwa seluruh anggota tim harus menunjukkan hasil uji PCR negatif sebelum pertandingan, di dalam stadion harus memakai masker, mencuci tangan dan terdapat hand sanitazer. Akses pintu masuk hanya satu serta pertandingan digelar tanpa penonton.

"Kita berharap kalau ditunjuk, kami mengimbau para bobotoh, penonton yang biasa meramaikan di stadion tidak hadir di stadion. PSII dan Kemenpora melarang nobar dan tidak berkerumun," ujar dia. (Yogo Triastopo)