2021, Rumah Zakat Bidik 2,5 Juta Penerima Manfaat 

2021, Rumah Zakat Bidik 2,5 Juta Penerima Manfaat 
istimewa



INILAH, Bandung - Rumah Zakat pada tahun ini meluncurkan gerakan #BahagiaBersama. CEO Rumah Zakat Nur Efendi mengatakan, kampanye itu bertujuan mengajak masyarakat terus berjuang, bertahan, dan tetap berbagi kepada yang membutuhkan meskipun terdampak pandemi Covid-19. 

“Diharapkan dari gerakan ini, Rumah Zakat dapat menjadi jembatan untuk membantu 2,5 juta penerima manfaat melalui optimalisasi dana zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana kemanusiaan lainnya yang dititipkan para donatur,” kata Nur Efendi, Kamis (25/2/2021).

Menurutnya, pada 2020 lalu sebanyak 15% penerima manfaat dari program ekonomi Rumah Zakat keluar dari garis kemiskinan. Selain itu, 20% diantaranya mengalami peningkatan kesejahteraan. Dengan gerakan #BahagiaBersama, dia optimistis dapat membantu 20% dari penerima manfaat untuk keluar dari kemiskinan. 


Lebih rinci, pendekatan program yang dilakukan Rumah Zakat dalam membina para penerima manfaat yakni desa berdaya sebagai sebuah proses pemberdayaan terintegrasi yang disesuaikan dengan potensi desa. Saat ini, terdapat 1.686 desa berdaya di 1.203 kecamatan 285 kabupaten/kota 33 provinsi. Setiap desa itu didampingi fasilitator pemberdayaan bernama relawan inspirasi. Pada tahun ini ditargetkan ada 1.700 desa berdaya dibangun agar lebih banyak masyarakat yang terbantu.

“Kami berupaya menyelaraskan seluruh program Rumah Zakat agar memberikan kontribusi pada pencapaian SDGs. Alhamdulillah Bersama donatur, di tahun 2020 Rumah Zakat berkontribusi pada 28 target dan 56 indikator,” ujarnya. 

Dia pun menuturkan, pada tahun lalu pihaknya bersama para donatur berupaya membantu 190.820 penerima manfaat terdampak Covid-19 melalui program Bersama Hadapi Corona, mulai dari program edukasi, kesehatan, jaminan sosial, ekonomi dan ketahanan pangan. Diantaranya sosialisasi Covid-19 dan PHBS di 485 titik, penyaluran 372.542 paket makanan dan suplemen, penyaluran 292.306 masker untuk Indonesia, 13.267 perlengkapan kesehatan, 1.204 bantuan UMKM, dan 19 titik lumbung pangan.

Tak hanya itu, Rumah Zakat juga berpartisipasi aktif merespons bencana yang terjadi di Indonesia. Sebanyak 2.914 relawan kemanusiaan beraksi di 257 titik bencana untuk membantu 126.146 penerima manfaat. 

Di bagian lain, Rumah Zakat memberikan penghargaan kepada 9 tokoh yang dianggap berdedikasi dalam mewujudkan kebahagiaan bersama. Sembilan Tokoh Pemberdayaan 2020 versi Rumah Zakat itu antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Banggai Herwin Yatim, Presiden Direktur PT Bank HSBC Francois de Maricourt, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi, Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi, Relawan Pemberdaya Desa Aep Muflih, dan Relawan Kemanusiaan Adhi Saputra.