Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Mulai Diberlakukan, Ini Kata Pengamat

Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Mulai Diberlakukan, Ini Kata Pengamat
istimewa



 

INILAH, Bandung - Pemerintah melakukan Vaksinasi Covid-19 untuk guru, tenaga pendidik, dan dosen. Kegiatan pola belajar tatap muka diharapkan bisa berjalan pada pada Juli 2021, dan bisa memberikan angin segar di dunia pendidikan yang mulai sumpek karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Melihat hal itu, Pengamat Kebijakan Pendidikan sekaligus guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan mengatakan pihaknya sangat menghargai pemerintah termasuk masyarakat dan orang tua yang ingin cepat-cepat sekolah seperti biasa dengan tatap muka lagi, namun yang harus diingat adalah bagaimana kesiapan vaksinasinya, protokol kesehatan (prokes) dan sarana pendukung lainnya. Lalu, apakah ada jaminan vaksinasi itu dibarengi  kemudian dengan protokol kesehatan yang baik.

"Kan itu nggak boleh protokol kesehatannya diabaikan. Ini juga harus jadi pemahaman publik, bahwa vaksinasi itu bukan satu-satunya upaya untuk menekan Covid-19," ujar Sekretaris II Persatuan Guru Besar/Profesor Indonesia itu, Sabtu (27/2/2021).

Menurut dia, dalam pandangan kacamata medis, vaksinasi itu harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang harus ketat, apalagi vaksinasi kepada tenaga kependidikan, yakni guru, siswa, santri dan lainnya.

"Jadi kalau guru udah divaksin, harus disusul dengan siswanya. Termasuk dosen dan mahasiswa juga selayaknya divaksin. Termasuk juga santri dan kiai di pondok itu bagian yang harus segera divaksin," imbuhnya.

Dia menilai, tinggal bagaimana kesiapan pemerintah dalam melakukan vaksinasi seperti apa. Kalau vaksin ini bisa secara masif atau serempak, justru itu sangat bagus, tapi kalau tidak, artinya harus ada prioritas-prioritas lainnya.

"Kalau tidak artinya harus ada prioritas, misalnya untuk satu sekolah di daerah tertentu ada pilot project dulu, sekolah lain bisa bergilir. Yang terpenting dahulukan keselamatan dan kesehatan para guru dan siswa. Pemerintah harus segera mengupayakan bagaimana agar guru dan siswa semuanya segera divaksin secara merata" pungkasnya. (Okky Adiana)