HBC Perkuat Pasar LMPV dan Sedan

HBC Perkuat Pasar LMPV dan Sedan
INILAH, Bandung - Pada semester I 2019 ini, Honda Bandung Center (HBC) meluncurkan dua model terbaru. Kedua varian itu diyakini akan mendongkrak penjualan segmen low multi purpose vehicle (LMPV) dan sedan. 
 
Direktur HBC Iwan Tjandradinata mengatakan, peluncuran New Honda Mobillio dan New Honda Civic diharapkan memperkuat pasar di masing-masing segmen. Penyegaran tampilan interior dan eksterior itu merupakan wujud dari inovasi terbaru yang dilakukan.
 
“Untuk New Honda Civic itu hingga kini masih menguasai pasar sedan. Share-nya mencapai 73%. Sejak pertama kali diluncurkan, mobil sedan generasi kesepuluh itu terjual sebanyak 4.802 unit hingga Januari 2019,” kata Iwan saat peluncuran New Honda Mobillio dan New Honda Civic di Bandung, Selasa (26/2/2019).
 
Menurutnya, sedan itu kini tampil lebih sporty dan elegan. Sejumlah fitur yang disematkan pun semakin memperkuat tampilan. Tak hanya dari sisi penjualan, pengakuan terhadap Honda Civic itu pun terlihat dari berbagai penghargaan yang diterima mencapai 16 kategori.
 
Dia mengatakan, untuk mobil sedan itu dibanderol Rp514,5 juta untuk on the road Bandung. Menggunakan mesin 1.5L VTEC Turbo, mobil ini menghasilkan peningkatan besar pada tenaga dan torsi dengan tenaga maksimal 173 PS pada 5.500 rpm. Namun, kendaraan ini tetap hemat bahan bakar dan relatif ramah lingkungan.
 
“Intinya, penyegaran yang dilakukan ini untuk mengimbangi keinginan pasar Indonesia yang cenderung memilih model terbaru dari sebuah mobil. Tentu, ini juga untuk mempeekuat penetrasi pasar,” ujarnya. 
 
Sementara itu, Junior Area Sales Manager HBC Kevin Hartono menuturkan secara umum total target yang ingin direalisasikan untuk wilayah Jabar-Banten itu mencapai 23 ribuan unit. Dia menegaskan, khusus mengenai bidikan market share relatif sama dengan tahun lalu sebesar 21,4%.
 
Kevin menjelaskan, peluncuran New Honda Mobilio itu tak lain untuk memperkuat pasar. Khusus pasar LMPV tersebut diakuinya relatif paling gemuk di antara semua segmen. Berdasarkan catatan yang dimiliki, untuk segmen LMPV itu angka penjualannya mencapai 22 ribu unit per bulan.
 
Secara umum, dimensi dan mesin New Mobilio itu tidak ada perubahan yang berarti. Namun, penyegaran tampilan pada ekterior dan beberapa fitur pada interior ditawarkan tanpa kenaikan harga dengan model sebelumnya. Banderol harga yang disematkan untuk jenis mobil ini sekitar Rp209,5-262 juta.
 
“Dari angka penjualannya, Mobilio pada 2018 lalu memang turun dari tahun sebelumnya. Ini karena ada produk baru di segmen LMPV dari merek lain,” ucapnya.
 
Sejauh ini, untuk segmen LMPV itu HBC meraih market share sebesar 12,3%. Capaian itu hanya menempatkan segmen LMPV Honda itu berada di peringat ke-4. Pada 2019 ini, HBC membidik peningkatan share menjadi 13% atau sekitar 2.900an unit.
 
Kevin menuturkan, secara total market hingga Januari 2019 itu pasar cenderung naik. Total market tumbuh sebesar 0,7%. Honda diakuinya masih berada di peringkat kedua dengan pertumbuhan mencapai 17% dari tahun lalu.
 
“Share kita tumbuh 23,4% (yoy). Dari catatan itu, Brio membukukan share sebesar 56,6% di segmen city car. Sama halnya dengan segmen hatchback yang dikuasai Jazz sebesar 64,1%. Untuk LCGC (low cost green car), Brio Satya masih di nomor satu dengan raihan 36,6%,” jelasnya.
 
Lebih jauh dia menuturkan, untuk mendongkrak penjualan tersebut pihaknya menjalankan sejumlah strategi mumpuni. Selain melakukan minor change dari setiap unit, HBC menawarkan program tambahan.
 
Seperti produk Honda lainnya, New Honda Mobilio dan New Honda Civic itu dilengkapi dengan fasilitas layanan purnajual yang meringankan biaya operasionalnya. Antara lain paket gratis biaya jasa perawatan berkala hingga 50 ribu km atau selama 4 tahun.
 
Selain itu, terdapat juga paket hemat untuk suku cadang perawatan berkala selama 4 tahun/50 ribu km atau 8 tahun/100 ribu km yang memberikan keungtungan harga lebih terjangkau dan bebas kenaikan harga.
“Kita pun menawarkan sejumlah program yang memudahkan customer dengan leasing package hingga DP (down payment/uang muka) 0%,” tambahnya.