Buka Peluang Generasi Milenial Usaha di Sektor Pertanian

Buka Peluang Generasi Milenial Usaha di Sektor Pertanian
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Puluhan anggota Kelompok Tani Dewasa (KTD) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Bogor mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) Pertanian di Hotel Salak Bogor, Senin (1/3/2021). 

Selain untuk meningkatkan kemampuan, Bimtek diberikan agar bisa menarik generasi milenia untuk mencoba bertani.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, Bimtek digelar karena saat ini pola konsumsi masyarakat berubah. Akibatnya, potensi pertanian meningkat. Terlebih, saat ini timbul kecenderungan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan sehat. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang beralih dari bidang pekerjaan konvensional untuk menggeluti usaha pertanian. 


"Ketiga hal itu yang membuat kami optimis dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat bagaimana pertanian perkotaan bisa dikembangkan di Kota Bogor. Semenjak pandemi Covid-19 ada perubahan pola hidup masyarakat yang lebih sehat yang menjadi salah satu sektor yang meningkat kebutuhannya," tuturnya.

Dedie menerangkan, jika kaum muda bisa melihat hal tersebut sebagai peluang maka diharapkan mereka mengambil peluang itu dengan cara memperdalam ilmu pertanian perkotaan.

"Ini sebetulnya penting untuk generasi milenial. Peluang baru pada bidang pertanian. Saya harap tertarik," pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPR Budhy Setiawan mengatakan tujuan digelarnya kegiatan tersebut untuk mengarahkan kelompok tani agar bisa menjalankan program yang sudah mereka terima agar secara efektif disampaikan kepada masyarakat. Bimtek pun diharapkan menumbuhkan hasrat pertanian kepada masyarakat khususnya kaum milenial. 

Dia menyebutkan, sejauh ini minat milenial masih mendominasi di sektor perdagangan. Untuk itu, Kementerian Pertanian memberikan bimtek dengan dengan tema budidaya berbasis teknologi. 

"Sejauh ini minatnya masih di trading, belum banyak yang turun langsung ke sektor budidaya. Jadi, Krmrntan memberikan bimtek budidaya berbasis teknologi agar menarik minat milenial," ujarnya yang saat itu pun memberikan materi. (Rizki Mauludi)