Sebabkan Banjir, Komisi III Salahkan Perencanaan Pembangunan Pedestrian Pakansari

Sebabkan Banjir, Komisi III Salahkan Perencanaan Pembangunan Pedestrian Pakansari
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cibinong - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Andi Permana melihat kejanggalan dalam desain proyek pembangunan  pedestrian Jalan Raya Kandang Roda-Pakansari, Kecamatan Cibinong.

Dikarenakan kejanggalan desain dan dampak banjir akibat pembangunan pedestrian itu, Andi beranggapan proyek senilai Rp23,8 miliar yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tersebut gagal dalam perencanaan.

Sekretaris Fraksi Gerindra itu menuturkan, info diubahnya desain pedestrian itu didapatkan saat Komisi III DPRD Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak ke proyek tersebut.


"Diubahnya desain pedestrian kami dapatkan dari konsultan pengawas saat Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Sidak ke lokasi proyek pembangunan pedestrian itu hingga kami anggap itu sebuah kejanggalan. Desain yang kami kritisi itu berupa letak jalanan yang lebih rendah dibanding posisi pedestriannya hingga air tergenang setinggi 10-30 cm," kata Andi, Senin (1/3/2021).

Andi menyesalkan dengan anggaran yang besar dan niat yang baik, belum cukup untuk mencapai tujuan dibangunnya pedestrian di Jalan Raya Kandang Roda-Pakansari.

"Kami akan panggil Dinas PUPR untuk mempertanggungjawabkan proyek pedestrian tersebut. Apakah mereka sudah tidak mampu melaksanakan kegiatan proyek tersebut sehingga banjir masih terjadi di Jalan Raya Pakansari?" tegas Andi.

Dihubungi terpisah, Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor Adriawan menjelaskan banjir terjadi di Jalan Raya Pakansari itu karena banyaknya material sampah di saluran air.

"Tadi pagi kami sudah mengecek kondisi saluran air di ruas jalan itu ternyata banyak material sampah di sana. Jika pun ada kekurangan dalam pekerjaan pembangunan proyek pedestrian maka kami akan meminta tanggungjawab PT Vanca Utama Perkasa karena saat ini masih dalam tahap perawatan," jelas Adriawan. (Reza Zurifwan)