Buktikan! Salat di Awal Waktu Dapat Rida Allah

Buktikan! Salat di Awal Waktu Dapat Rida Allah
Ilustrasi/Net



SESUNGGUHNYA perbuatan baik yang paling utama adalah yang disegerakan. Ini sesuai dengan apa yang biasa dilakukan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Dari Ali bin Abi Thalib, sesungguhnya Rasulullah berpesan padanya, "Wahai Ali, ada tiga perkara yang tidak baik kalau diakhirkan (jangan ditunda-tunda): salat jika sudah datang waktunya, jenazah jika sudah hadir, menikahkan anak gadis jika sudah datang jodohnya." (HR Turmudzi).

Dari Hatim Al-Ashom -rahimahullah- berkata:


"Dikatakan, "Ketergesa-gesaan itu dari setan, kecuali dalam lima perkara: menghidangkan makanan jika tamu telah hadir, mengurusi jenazah jika telah wafat, menikahkan anak gadis jika telah baligh, menunaikan utang jika telah jatuh tempo, dan bertobat dari dosa jika telah melakukan dosa". [HR. Abu Nuaim dalam Al-Hilyah (8/78)]

Dari hadis dan keterangan-keterangan hadis di atas, minimal ada 6 hal yang seharusnya disegerakan:

1. Salat Kalau Sudah Masuk Waktunya

Pertama, menyegerekan salat ketika sudah masuk waktunya. Kenyataan yang sering kita temui di lapangan (bahkan mungkin menimpa diri kita, naudzubillahi mindzalik) bahwa seorang karyawan jika dipanggil bosnya, sesibuk apa pun dia segera memenuhi panggilan tersebut. Tetapi saat Allah memanggilnya melalui suara azan, kebanyakan dari kita tidak segera memenuhinya.

Padahal dari Abu Abdurrahman Abdulloh bin Masud berkata, Aku bertanya pada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Amal apakah yang paling Allah cintai?" Nabi menjawab, "Salat pada (awal) waktunya. Berbakti pada orang tua, dan Jihad di jalan Allah". (Muttafaq Alaih)

Ketika Aisyah ditanya, "Bagaimanakah kebiasaan Nabi Muhammad di rumahnya?" Aisyah menjawab, "Beliau biasa membantu keluarganya dan melayani mereka. Tapi jika terdengar panggilan Azan, Beliau pergi untuk melakukan salat". (HR Bukhari)

Dari Ibnu Umar berkata, Rasulullah bersabda, "Salat di awal waktu akan mendapatkan keridaan (kasih sayang) Allah. Salat di akhir waktu dimaafkan oleh Allah". (HR Turmudzi) [mozaik.inilah.com]