Bukan Persib, Deden Natshir Disiapkan Untuk Membela Bandung United

Bukan Persib, Deden Natshir Disiapkan Untuk Membela Bandung United
Foto: persib.co.id



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengungkapkan rasa senangnya. Terutama melihat komposisi kiper di timnya saat ini. 

Total, saat ini Persib Bandung memiliki empat kiper yang mengikuti sesi latihan. I Made Wirawan, Teja Paku Alam, Dhika Bayangkara dan satu lagi Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby. 

Menurutnya, keempat kiper ini memiliki kualitas yang mumpuni. Bahkan, pelatih asal Belanda ini menyebut bahwa kiper merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki Persib. 


"Kami mempunyai empat kiper yang bagus dan senang melihat Natshir kembali setelah mengalami cedera parah," ungkap Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Kamis (4/3/2021). 

Robert memberikan apresiasi untuk Natshir yang sudah melakukan banyak pergerakan. Padahal kiper yang akrab disapa Deden itu baru sembuh dari cedera patah tulang kaki kering kiri saat menghadapi Persija Jakarta musim 2019 lalu. 

"Bagus melihatnya beraksi kembali dan senang melihat dia membangun kepercayaan diri lagi," katanya.

Namun demikian, pelatih berusia 65 tahun ini belum bisa memberikan kesempatan bagi Deden untuk bergabung dengan Persib di Liga 1 2021. Menurutnya diperlukan adaptasi lebih lama lantaran kiper asal Soreang, Kabupaten Bandung itu sudah hampir dua tahun tidak menjalani pertandingan. 

"Apa yang Natshir butuhkan sekarang adalah pertandingan, itu kenapa seharusnya dia bermain dulu di Liga 3, untuk membangun suasana bertanding lagi," tegasnya.

Robert memberikan kesempatan kepada Deden untuk membela Bandung United yang merupakan tim satelit Persib Bandung di Liga 3 2021. Diharapkan kepercayaan dirinya dalam menjalani pertandingan resmi meningkat.

"Kami mendapat kabar Liga 3 akan digelar tahun ini ini dan itu bagus. Karena terlalu dini membawanya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia karena dia masih harus membangun kepercayaan diri dalam bertanding dan ritme bertanding," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)