Jambret Seret Korban di Kiaracondong Berhasil Ditangkap Polisi

Jambret Seret Korban di Kiaracondong Berhasil Ditangkap Polisi
Foto: Ridwan Abdul Malik



INILAH, Bandung - Unit Reskrim Polsek Kiaracondong bersama Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil mengamankan seorang jambret yang video aksinya sempat viral di media sosial. Usai video aksinya viral, pelaku berinisial RD sempat melarikan diri ke Kabupaten Karawang.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang, mengatakan kejadian penjambretan tersebut terjadi pada tanggal 1 Maret 2021 di kawasan Kiaracondong, Kota Bandung. Pada saat kejadian, korban sedang menelepon sembari berjalan dan secara tiba-tiba pelaku datang serta merampas handphone milik korban.

Namun, lanjut Adanan, pada saat kejadian korban berusaha mempertahankan barangnya dengan cara memegang ke behel motor pelaku. Alih-alih memperlambat laju motor, pelaku malah melajukan terus kendaraanya.


"Pada saat itu korban melakukan perlawanan dengan mempertahakan handphonenya kemudian memegang behel motor dan korban terseret hampir sekitar 20 meter dari lokasi kejadian," ucap Adanan saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (5/3/2021).

Lebih lanjut, Adanan mengungkapkan, beruntung di lokasi kejadian terdapat kamera pengawas atau CCTV. Alhasil, aksi pelaku pun terekam jelas dan viral sehingga identitas pelaku mudah dikenali.

Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi pun bergegas memburunya ke kawasan Sumedang. Namun, di lokasi tersebut Polisi tidak menemukan pelaku dan hanya menemukan seorang penadah barang curian dari pelaku. Dari penadah tersebutlah Polisi berhasil mendapatkan lokasi pelaku RD.

"Kita ketahui identitasnya kita sentuh ke rumah yang bersangkutan di wilayah Cibiru Sumedang, kemudian kita kembangkan kembali, kita dapatkan penadahnya, dari keterangan penadah kita dapatkan informasi tersangka sudah ada di wilayah luar Bandung," ujar Adanan.

"Kita kejar kita susuri dan alhamdulillah kemarin polsek Kiaracondong berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di karawang," sambungnya.

Adanan menuturkan, Polisi sempat kesulitan menangkap pelaku di Kabupaten Karawang. Pasalnya, pelaku RD cukup mahir melarikan diri dengan berpindah-pindah lokasi persembunyian.

"Terhadap yang bersangkutan kami lakukan tindakan tegas, kita hadiahi timah panas, karena modus yang bersangkutan ini cukup menyulitkan petugas berpindah-pindah dan mencoba melarikan diri," ungkap Adanan.

Saat disinggung asal helm ojek online yang pelaku gunakan saat beraksi. Adanan menyebutkan penggunaan helm ojek online digunakan pelaku untuk mengaburkan identitasnya semata. Namun, Dia memastikan pelaku bukanlah pengemudi ojek online.

"Didapatkan dari salah satu pasar ya di wilayah Kota Bandung. Modusnya pakai helm ojek itu untuk mengaburkan identitas, namun berkat kejelian dan kesigapan penyidik kita berhasil mengungkap dan menangkap," ujar Adanan.

Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 365 KUHPidana tentang tindak pencurian dengan kekerasan dan diancam pidana kurungan di atas lima tahun. Sementara, penadah hasil curian dikenakan Pasal 480 KUHPidana.

Untuk diketahui sebelumnya, dalam video rekaman cctv berdurasi 19 detik tersebut, nampak seorang ibu yang sedang berjalan di Jalan Soma. Kemudian, datanglah seseorang dengan menggunakan kendaraan roda dua dan langsung melakukan penjambretan.

Ibu tersebut pun berupaya untuk mempertahankan barangnya dan memeganginya terus. Namun, alih-alih melepaskan tas si ibu, penjambret tersebut malah terus melajukan kendaraanya hingga si ibu terseret. (Ridwan Abdul Malik)