Pertama Kali Piatek Gagal Cetak Gol, Ini Komentar Gattuso

Pertama Kali Piatek Gagal Cetak Gol, Ini Komentar Gattuso
INILAH, Roma - Untuk pertama kalinya sejak jadi starter untuk AC Milan, Kryszstof Piatek gagal mencetak gol. Apa yang terjadi? Pelatih Gennaro Gattuso membeberkannya.
 
Piatek yang sudah menyumbang tujuh gol bagi AC Milan sejak bergabung musim dingin lalu, kali ini gagal menjebol gawang Lazio. Kedua kubu bermain imbang tanpa gol di kandang Lazio, Stadion Olimpico Roma, di laga pertama semifinal Piala italia, Rabu (26/2/2019) atau Kamis dinihari WIB.
 
"Para pemain tak memberikan layanan kepada Kryszstof Piatek," sebut Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso.
 
Seperti musim lalu ketika kedua kubu juga bertemu di dua laga semifinal, laga pertama berakhir 0-0. Musim lalu, Milan lolos ke final setelah menang adu penalti pada pertemuan kedua.
 
Menurut Gattuso, dari sisi penampilan akhir-akhir ini, maka penampilan Milan lawan Lazio bisa disebut sebagai langkah mundur. Tapi, mereka menyadari bahwa partai semifinal ini akan ditentukan dalam duel berdurasi 180 menit.
 
"Kami menghadapi lawan dengan kemampuan fisik kuat seperti Lazio. Mereka selalu mendorong empat sampai lima pemain ke depan. Jadi, sebenarnya kami juga sangat tangguh dalam bertahan. Sialnya, kami membuat banyak kesalahan di paruh ketiga dan tak memberi Patek layanan yang dia butuhkan," katanya.
 
Salah satu penyebab kurang berkembangnya Milan, menurut Gattuso, adalah dimatikannya Bakayoko. "Correa terus-menerus mengawal Bakayoko. Harusnya, kami menyerang melalui sisi lain lini gelandang. Tapi kami selalu mencoba masuk melalui garis tengah," sebutnya pula.
 
Selain itu, Gattuso juga menyebutkan umpan-umpan para pemainnya tak melaju sebagaimana layaknya. Milan pun membiarkan lima sampai enam serangan balik Lazio yang berbahaya.
 
"Saya tak sependapat dengan siapapun yang mengatakan Lazio tak dalam kondisi bagus. Mereka pura-pura ketiduran dan menurunkan tempo, tapi tiba-tiba melukai kami," tambahnya.
 
Mantan gelandang AC Milan itu menyebutkan pasukannya seharusnya tampil lebih baik. Tapi, dia juga perlu waktu untuk melakukan analisa karakteristik pemainnya.
 
"Diego Laxalt tak membangun permainan sebagaimana Ricardo Rodriguez. Dia lebih memilih membombardir serangan. Fabio Borini juga bukan Hakan Calhanoglu," ujarnya.
 
Gattuso memuji penampilan Laxalt dalam bertahan, sebagaimana juga Borini. Secara umum, dia menilai tak ada masalah di lini pertahanan. Mereka masih mampu meredam serangan balik berbahaya Lazio.
 
Milan kini tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Mereka, pada Sabtu mendatang, akan melanjutkan perjuangan di Seri A dengan menjamu Sassuolo di Stadion San Siro.
 
"Ini karena para pemain. Saya beruntung memiliki sekelompok pemain muda yang percaya dengan kerja keras dan yakin pada kami. Saya fokus pada latihan dan mencoba mengeluarkan yang terbaik dari mereka," tambahnya.
 

Loading...