Saling 'Tuding' di Balik Perekrutan Ferdinand Alferd Sinaga

Saling 'Tuding'  di Balik Perekrutan Ferdinand Alferd Sinaga
Ilustrasi/Net



INILAH, Bandung - Manajemen dan pelatih Persib Bandung saling tuding dalam perekrutan Ferdinand Alferd Sinaga. Terutama soal durasi kontrak dua tahun yang diberikan.

Seperti yang diungkapkan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono. Menurutnya durasi kontrak dua tahun yang diberikan kepada striker berusia 32 tahun itu atas dasar rekomendasi tim pelatih yang dipimpin Robert Rene Alberts.

"Berdasarkan rekomendasi dari tim pelatih," ujar Teddy saat dihubungi. 


Hal senada diungkapkan pelatih Persib, Robert Rene Alberts. Menurutnya, urusan detail kontrak diserahkan sepenuhnya kepada Teddy Tjahjono.

"Ya, dua tahun kontrak baginya (Ferdinand). Sedangkan untuk detailnya, kalian bisa tanyakan ke Direktur, Teddy, karena dia yang memiliki tanggung jawab dalam kontrak dan negosiasi," tegas Robert.

Terkait perekrutan, Robert mengatakan bahwa Ferdinand merupakan pemain yang selalu ada dalam daftar pemain yang ingin dibawanya. Terbukti, itu terjadi saat pelatih asal Belanda itu dipercaya menangani PSM Makassar pada musim 2016 hingga 2018 lalu. 

"Selain itu, kami kehilangan beberapa pemain depan seperti Beni (Oktovianto) dan Ghozali Siregar. Ferdinand adalah salah satu kandidat (pengganti)," bebernya.

Robert membenarkan Ferdinand sempat dikabarkan gabung klub Timor Leste, Boavista FC. Namun, pada akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke Persib Bandung. 

"Liga Timor Leste ditunda karena negara itu menerapkan lockdown, jadi ada kesempatan bagi Ferdinand untuk pindah ke Perdib karena kontraknya batal bersama tim Timor Leste. Dan itu bagus, Ferdinand mencintai Persib, Ferdinand pernah sukses di Persib sebelumnya, dia menyukai lingkungan di sini, Bobotoh menyukainya, dia juga akan menjadi pemain yang sangat berguna untuk kompetisi musim yang akan datang," tegasnya. 

Pelatih berusia 65 tahun ini pun menaruh harapan besar kepada Ferdinand. Setidaknya bisa menampilkan permainan terbaiknya seperti saat sama-sama membela PSM Makassar. 

"Ferdinand juga paham apa yang saya harapkan untuk pemain yang bermain di posisi tersebut. Jadi bagus karena kami mempunyai kualitas yang lebih bagus. Zulham pergi dan Ferdinand datang dengan kondisi usianya lebih muda, jadi tentu itu hal yang positif," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)