Direksi Tirta Pakuan Bakal Keliling Setiap Rabu

Direksi Tirta Pakuan Bakal Keliling Setiap Rabu
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Untuk menindaklanjuti keluhan gangguan pasokan air pelanggan, Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan keliling setiap hari Rabu. Hal itu dilakukan sesuai arahan Wali Kota Bogor Bima Arya yang mengamanatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini dituntut untuk bisa menyelesaikan persoalan pasokan dan aliran air secara cepat. 

Program inisatif jajaran direksi ini sudah berjalan dua pekan dengan turun langsung ke lokasi yang banyak keluhan terkait pelayanan air. Hal itu dilakuka untuk mendengar langsung keluhan pelanggan dan memberikan tindak lanjut.

"Ini kan arahan dari pak wali kota juga. Harus bisa mengatasi masalah-masalah pelayanan air yang selama ini masuk keluhan ke kami. Direksi pun mencoba turun langsung ke lokasi pelanggan, seminggu sekali di tiap Rabu, kami mendengar langsung keluhan pelanggan agar ada tindak lanjut," ungkap Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky kepada INILAH, Minggu (7/3/2021).


Rivelino melanjutkan, program ini dilakukan, agar para pelanggan merasa bahwa Perumda Tirta Pakuan tidak diam saja terhadap berbagai keluhan pelanggan terkait pelayanan dan pasokan air. 

"Bahkan, direksilah yang akan turun langsung mendengar berbagai komplain dan keluhan pelanggan. Jadi bisa cepat diambil keputusan ataupun kebijakan," tambahnya.

Dia menerangkan, dalam kegiatan berkeliling tiap Rabu ini sudah dua lokasi yang dikunjungi oleh direksi. Pada keluhan yang disampaikan, sebagian besar mengeluhkan pasokan air.

"Rata-rata soal aliran air. Ada yang ngalir cuma malam saja, atau siang saja. Atau ada rumah yang tidak mengalir airnya, padahal rumah sebelahnya ngalir. Jadi memang keluhan teknis yang disampaikan akan kami datangi," papar Rivelino.

Dia menjelaskan, kebanyakan keluhan soal pelayanan air ada pada pelanggan di Zona I dan Zona III. Zona I yakni sebagian besar wilayah kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan.

"Tindak lanjutnya? Solusi dari kami, petugas akan cek ke lapangan, apa yang sebenarnya jadi permasalahan. Makanya dengan kami turun ke lapangan, kami akan tahu itu. Jadi memang solusinya pun nanti berbeda-beda antar satu lokasi dengan lainnya. Tergantung nanti setelah pemeriksaan teknis oleh petugas," jelasnya.

Dia berharap, dengan program direksi turun langsung ke sumber keluhan ini, pelanggan bisa merasa bahwa Tirta Pakuan betul-betul mendengarkan keluhan dan langsung melakukan tindak lanjut agar pelayanan pasokan air tetap maksimal.

"Semoga inisiatif dari kami ini bisa berdampak besar pada pelayanan air ke pelanggan. Seminggu sekali tiap Rabu kami datangi yang banyak keluhan. Jadi pelayanan air pun akan semakin maksimal. Oh, iya untuk nama program nya kami belum tentukan, yang penting adalah tindak lanjut cepat dari kami untuk pelanggan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)