Pileg 2024 Mendatang, DPC PKB Kab Bandung Target 12 Kursi di Parlemen

Pileg 2024 Mendatang, DPC PKB Kab Bandung Target 12 Kursi di Parlemen
istimewa



INILAH,Bandung- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung menargetkan 12 kursi parlemen di DPRD Kabupaten Bandung pada pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2024 mendatang. Target tersebut dirasa cukup rasional mengingat saat ini PKB berhasil merebut kursi kepala daerah pada Pilkada 2020 lalu.

 

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, dimasa yang akan datang dibawah kepemipinan setelah dirinya, diharapkan PKB dapat menggenjot raihan kursi di DPRD. Dari saat ini enam kursi, bisa naik minimal 12 kursi. Kata dia, hal tersebut bukan hal yang tidak mungkin. Karena sejak ia menjabat ketua DPC Kabupaten Bandung selama 12,5 tahun partai yang digadang gadang sebagai anak kandung Nahdatul Ulama (NU) itu di Kabupaten Bandung terus berkembang. Apalagi saat ini, PKB bersama partai koalisinya keluar sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Bandung 2020 (Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan).


 

"Saya ini mungkin bukan yang terbaik, karena masih banyak ketua DPC yang bagus. Tapi selama 12,5 tahun saya memimpin, dari pemilu ke pemilu, mulai dari dua kursi kemudian sekarang enam kursi dan yang masih hangat kemarin saya menjadi leader mememangkan Pilkada. Jadi saya berharap kepada ketua setelah saya punya target 12 kursi," kata Cucun saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Bandung di Soreang, Minggu (7/3/2021).

 

Dikatakan Cucun, setelah memimpin DPC PKB Kabupaten Bandung selama 12,5 tahun, sekarang saatnya menyerahkan kursi pimpinan kepada kader PKB yang lain. Agar terjadi pembagian kekuasaan dengan baik, sehingga tidak terjadi abuse of power. Apalagi, saat ini ia sendiri sebagai anggota DPRRI dipercaya oleh partainya sebagai ketua Fraksi PKB.

 

"Enggak maju lagi saya, biar yang lain saja. Kan harus ada pembagian kekuasaan. Saya juga kan pimpin fraksi di Jakarta (DPRRI). Ada beberapa nama calon termasuk beliau (Dadang Supriatna)," ujarnya.

 

Disinggung jika yang terpilh sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung selanjutnya adalah Dadang Supriatna. Cucun mengakui cukup strategis. Pembinaan dan perhatian kepada partai bisa lebih optimal. Bahkan, perhatian kepada partai selain PKB pun diharapkan bisa lebih baik dibawah kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

 

"Memang dari sisi power sangat menguntungkan. Tapi sebenarnya sebagai bupati dia harus menjadi pembina untuk semua partai. Karena saya sendiri mengalami ketika partai kecil itu dipandang sebelah mata, padahal tidak boleh seperti itu," katanya.

 

Cucun melanjutkan, Muscab di semua sebuah partai politik menjadi sebuah rujukan bagaimanan proses perebutan kekuasaan dilaksanakan secara demokratis. Kata dia, sudah sewajarnya jika semua orang ingin berkuasa. Namun uniknya, dalam tubuh PKB, ajang perebutan kekuasan itu tetap dilakukan secara santun, saling mengargai dan mengedepankan soliditas. Jangan sampai terjadi kericuhan dan keributan dalam prosesnya.

 

"Kalau di PKB itu dinamakan tasamuh. Itu yang diajarkan oleh Ketum dan para pendiri, tidak boleh ada kericuhan dan ribut ribut dalam perebutan kekuasaan. Karena soliditas adalah modal utama dalam membangun negara ini. Partai politik jangan menimbulkan distrust atau ketidak percayaan pada pemilih,"katanya.

 

Sementara itu Bupati Bandung terpilih Dadang Supriatna yang digadang gadang sebagai salah satu kandidat calon ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, mengapresiasi digelarnya Muscab tersebut. Apalagi sebagai wakil ketua DPW PKB Jabar ia berkewajiban untuk memantau dan memastikan Muscab tersebut berjalan lancar.

 

"Selama ada kepercayaan dan saya terpilih saya akan menargetkan 12 kursi di DPRD. Dan kalau tidak terpilih pun saya tetap akan mendorong partai koalisi juga. Karena kepala daerah adalah pembina untuk semua partai," ujarnya.(rd dani r nugraha).