Kawhi Leonard Tak Sabar Jalani Debut di Olimpiade Tokyo

Kawhi Leonard Tak Sabar Jalani Debut di Olimpiade Tokyo
Ilustrasi/Antara Foto



INILAH, Jakarta- Bintang Los Angeles Clippers Kawhi Leonard mengatakan ia sangat ingin melakukan debutnya pada Olimpiade di Olimpiade Tokyo yang dijadwal ulang pada Juli sekalipun itu berarti terbang mengitari separuh bumi dengan jadwal yang ketat.

Jika Clippers berhasil melaju pada post-season NBA dan mencapai babak final, itu mungkin berarti Leonard dan beberapa rekan setimnya akan mempunyai sedikit bahkan tidak ada jeda antara akhir musim dan awal turnamen basket putra Olimpiade.

"Saat ini rencana saya adalah pergi," kata Leonard kepada wartawan dalam konferensi pers virtual pada Minggu sebelum NBA All-Star Game di Atlanta, seperti disiarkan AFP, Senin.


"Tidak masalah dengan keberhasilan yang kami miliki. Jika saya merasa sanggup dan merasa siap untuk melakukannya saat itu maka saya akan bermain.”

Clippers adalah salah satu pesaing teratas dalam NBA dan playoff dijadwalkan berakhir pada 22 Juli jika babak final berlangsung penuh tujuh pertandingan.

Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo dijadwalkan pada 23 Juli, dan Amerika Serikat memainkan pertandingan bola basket pertamanya pada 25 Juli melawan Prancis.

Leonard belum pernah mewakili Amerika Serikat dalam Olimpiade. Di Tokyo, ia akan berkumpul kembali dengan mantan pelatihnya di San Antonio Spurs Gregg Popovich.

Leonard ditunjuk ke dalam Tim AS tahun lalu namun Olimpiade ditunda karena pandemi virus corona.

Rekan satu timnya di Clippers Paul George, yang memenangi medali emas bagi AS pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, juga terpilih untuk tim tersebut.