Duh, Siswi di Bandung Ini Sudah Rindu Berat Belajar Tatap Muka

Duh, Siswi di Bandung Ini Sudah Rindu Berat Belajar Tatap Muka
Foto: Okky Adiana



INILAH, Bandung - Kini, hampir satu tahun anak-anak Indonesia belajar tanpa bertemu guru dan teman-temannya secara fisik. 

Jika biasanya kegiatan belajar mengajar dilangsungkan di kelas-kelas, pada masa pandemi ini dilakukan secara online. Karena sudah hampir setahun ini kegiatan belajar mengajar tidak diadakan secara tatap muka, membuat siswa kangen, salah satunya adalah, Ratna Wulan Dari.

Siswi kelas XII jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran 4 SMKN 3 Bandung ini, mengaku sangat kangen dengan pembelajaran tatap muka. Sebab kata dia,
pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu memang banyak kendala yang dihadapi, seperti kurangnya komunikasi antara guru dan siswa.


"Komunikasi memang terjalin, mungkin tidak seharmonis atau tidak sedekat dengan pembelajaran offline, selain itu masalah jaringan yang mempengaruhi pembelajaran," ujar Ratna, Senin (8/3/2021).

Kendati begitu kata Ratna, pembelajaran online itu ada fleksibilitas pengerjaan tugas, waktu yang diberikanpun, lebih fleksibel dibandingkan pembelajaran secara offline, karena bisa mengerjakan sore atau malam hari ketika lebih santai sebelum tenggat waktu tugas itu diberikan.

"Alhamdullah, kalau saya sendiri saya mengerti sih, karena materi yang disampaikan oleh guru selain diberikan bentuk word atau excel, terkadang kita juga dalam seminggu sekali ada pertemuan dari google meet dan membahas materi tersebut, sehingga saya sendiri mengerti apa yang disampaikan," papar Ratna.

Dia berharap semoga pembelajaran online ini benar-benar selesai di Juni dan Juli 2021 yang akan datang, sebab pembelajaran offline itu, kompetensi siswa, pengetahuan siswa dan karakter siswa itu lebih terkontrol dan terasah.

"Karena PJJ itu membuat siswa kurang termotivasi untuk belajar. Semoga pembelajaran online ini segera berakhir dan beranjak ke offline," tambah Ratna. (Okky Adiana)