Hari Pertama Java Jazz, Mengenang Legenda Dian Pramana Poetra

Hari Pertama Java Jazz, Mengenang Legenda Dian Pramana Poetra
INILAH, Jakarta – Java Jazz 2019 yang sudah menginjak tahun ke-15 akan dimulai hari ini hingga 3 Maret di JI Expo Kemayoran, Jakarta, menampilkan sejumlah musisi ternama dari dalam dan luar negeri. Hari pertama diwarnai salah satunya mengenang legenda jazz Indonesia, Dian Pramana Poetra.
 
Dalam perayaan yang tahun ini mengusung tema “Broadway dan Motown”, sekitar 100 musisi Indonesia dan internasional tampil dalam 11 panggung untuk memuaskan dahaga para penikmat musik. 
 
Hari ini, penonton dapat menyaksikan penampilan Barry Likumahuwa tribute to Roy Hargrove, solois Rizky Febian, Ardhito Pramono, Mantra Vutura, Kunto Aji juga Twilite Orchestra yang dipimpin Addie MS berkolaborasi dengan Lea Simanjuntak dan Bob James. 
 
Grup akustik DIAA dan penyanyi muda Hanin Dhiya juga tampil, begitu pula dengan solois Afgan, Dewa Budjana feat Soimah dan Mohini Dey, HIVI!, The Groove hingga Dira Sugandi. 
 
Menjelang pergantian hari, penampilan khusus untuk mengenang legenda Dian Pramana Poetra bakal disemarakkan oleh Deddy Dhukun - pasangan Dian dalam 2D- , Dewi Gita, Dwiki Dharmawan, Ita Purnamasari, Mus Mujiono, Trie Utami dan Dian HP.  Tidak ketinggalan Vina Panduwinata, Yuni Shara dan Yopi Latul bersama Audiensi Band. 
 
Lagu-lagu ternama dari Dian Pramana Poetra akan dihidupkan dalam pertunjukan tersebut, meliputi “Aku Ini Punya Siapa”, “Biru”, hingga “Masih Ada”. 
 
Untuk penampil dari luar Indonesia, ada Ron King Big Band yang tak pernah ketinggalan di pesta jazz tahunan ini, Donny McCaslin, Zsolt Botos dari Hungaria, The Suffers dan penampilan istimewa dari H.E.R yang baru memenangi album R&B terbaik Grammy.