Pemkab Cirebon Kena Tegur Pemprov Jabar, Ada Apa?

Pemkab Cirebon Kena Tegur Pemprov Jabar, Ada Apa?
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Pemkab Cirebon kabarnya dapat teguran keras dari Pemprov Jabar. Hal itu berkaitan dengan belum dilelangnya proyek-proyek bantuan provinsi (Banprov) yang sudah diturunkan ke Kabupaten Cirebon. 

Mengenai hal tersebut dibenarkan Kabid Pengendalian Pembangunan (Daalbang) Setda Pemkab Cirebon Efi Kurnaedi. Menurutnya, Pemprov Jabar sudah memberikan teguran kepada Badan Keuangan Anggaran Daerah (BKAD) pekan kemarin.

"Memang Pemprov sudah melayangkan teguran ke Pemkab Cirebon lewat BKAD. Ini berkaitan belum dilelangnya proyek-proyek Banprov yang sudah diberikan ke Pemkab Cirebon," kata Edi, Senin (12/4/2021).


Edi menyebutkan, dirinya sempat dipanggil Bupati Cirebon Imron. Hal itu untuk mempertanyakan kenapa Daalbang belum juga menggelar lelang Banprov. Namun, aku Edi, itu buka kesalahan pihaknya karena Daalbang hanya sebatas menayangkan lelang sesuai permintaan dinas dinas terkait. 

Justru, dirinya juga mempertanyakan kenapa sampai saat ini dinas yang sudah mendapatkan proyek Banprov belum juga mengajukan lelang ke Daalbang.

"Bupati sekadar meminta kejelasan kepada saya. Namun saya jelaskan lagi ke beliau bahwa keterlambatan justru ada di dinas dinas terkait," ungkap Edi.

Menurutnya, Daalbang sudah melayangkan surat teguran ke dinas dinas terkait. Dinas dinas tersebut adalah Dinas kesehatan, Dishub, Kimrum, LH, Indag, PPKB dan Disbudpora. Ke tujuh dinas tersebut, sampai saat ini belum mengajukan permintaan lelang. Alasannya, ada perubahan DED dan dokumen pendukung. Sementara peng inputan Sirupnya juga belum selesai.

"Adanya perubahan DED karena dokumen perencanaannya dibuat provinsi. Nah, disini mereka rubah lagi untuk menyesuaikan lokasi. Masalahnya kan ada beberapa kekurangan dari perencanaan gambar dari provinsi," aku Edi.

Edi menambahkan, mau tidak mau dinas yang mendapatkan proyek Banprov harus segera menyelesaikan semuanya, dan mengajukan lelang pada bulan ini. Dirinya memastikan, Daalbang tidak pernah bisa menahan lelang, selagi ajuan yang dikirimkan sudah lengkap.  Dirinya tidak bisa membayangkan, kalau saja Banprov pada bulan ini masih belum bisa di lelang juga.

"Ini saja sudah ditegur. Yang saya takutkan provinsi memberikan sanksi. Maka itu, segera selesaikan semua persoalan dan segera ajukan lelang," tukas Edi. (Maman Suharman)