Jabar Mendapat Jatah 326 Ribu Kartu Prakerja Tahun Ini

Jabar Mendapat Jatah 326 Ribu Kartu Prakerja Tahun Ini



INILAH, Bandung- Untuk tahun 2021 ini, Provinsi Jawa Barat mendapatkan jatah 326.261 kartu pra kerja. Nantinya, melalui program tersebut setiap peserta dapat memilih jenis pelatihan sesuai minat, dan hasilnya akan diberikan dalam bentuk sertifikat kompetensi.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, ada tiga profesi yang sangat dibutuhkan di Jabar saat ini. Di antaranya, yaitu bisnis pangan.

"Jadi ada tiga jenis usaha (profesi) yang tidak terdampak Covid-19, jadi umpamanya kita di bisnis ini tidak terdampak pandemi, yaitu ketahanan pangan. Kita juga memiliki program Petani Milenial," ujar Setiawan, Senin (12/4).


Selain itu, dia mengatakan, sektor teknologi informasi (IT) adalah pekerjaan kedua yang paling banyak diminati. "IT itu tingkat peminatnya tinggi sekali," ujarnya.

Sedangkan, yang ketiga, kata Setiawan, adalah jasa pendidikan yang juga tidak terdampak. "Jasa pendidikan juga tidak terdampak Covid-19," katanya.

Setiawan berharap pelatihan pra kerja ini bisa diarahkan kepada jenis-jenis kebutuhan tenaga kerja di Indonesia. Menurut dia, di Jabar sudah on demand dalam mengaplikasikan hal tersebut.

"Bagus tapi barangkali ada ruang, saat program ini dijalankan di Jabar, bisa diarahkan ke apa yang dibutuhkan di Jabar," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat (Disnakertrans Jabar) Taufik Garsadi mengatakan, sebaiknya calon peserta bisa mengakses situs Jawara.id yang dibuat oleh Pemprov Jabar. Dalam aplikasi itu, peminatan dan bakat dari calon peserta akan teridentifikasi.

"Yang paling penting itu masyarakat bisa mendapatkan informasi yang utuh," katanya.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Deni Puspa Purbasari  mengatakan, pada tahun 2020, pelatihan yang paling banyak diminati oleh warga Jabar yakni penjualan dan pemasaran; gaya hidup seperti merias, menjahit, menjadi Youtuber dan pelatihan membuat makanan dan minuman.

"Jadi kalau rata-rata jumlah pelatihan di Jabar 1-2 pelatihan, dari uang satu juta yang diberikan untuk biaya pelatihan, yang paling banyak lebih dari lima pelatihan yang diikuti," ujar Deni.

Deni mengatakan, tahun ini pemerintah mengalokasikan 2,7 kartu prakerja untuk seluruh warga Indonesia di kurtal pertama 2021. "Jabar itu 326.251 untuk tahun ini saja," katanya. (riantonurdiansyah)