Raden Tedi Harap Pansus Aset Segera Terbentuk

Raden Tedi Harap Pansus Aset Segera Terbentuk
Foto: Istimewa



INILAH, Bandung – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Raden Tedi berharap, Panitia Khusus (Pansus) Aset dapat segera terbentuk guna menyelamatkan dan mengamankan aset milik daerah, salah satunya agar tidak ada lagi kejadian dimana kepemilikannya jatuh kepada pihak lain.

Terlebih dari hasil inspeksi Komisi I ke beberapa daerah, masih banyak aset yang terbengkalai dan belum dimaksimalkan pemanfaatannya, sehingga berpotensi dapat beralih kepemilikan lagi seperti kejadian sebelumnya andai tidak segera diurus, khususnya dalam legalitas surat kepemilikan tanahh atau lahan.

Tedi menilai, dengan kehadiran Pansus Aset kelak. Persoalan pendataan, pemeriksaan, pengawasan dan penyelamatan terhadap aset milik daerah dapat lebih terstruktur serta fokus. Sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dan meminimalisir masalah, berupa klaim dari pihak lain terhadap lahan atau aset milik daerah.


“Kita harap Pansus Aset ini bisa segera dibentuk, supaya kejadian yang terjadi seperti saat kita kunjungan kerja beberapa waktu lalu, enggak terulang. Masa sampai ada aset kita ini yang kepemilikannya beralih ke pihak lain, hanya karena kita enggak mengurus legalitasnya. Ini yang sangat disayangkan. Kalau sudah ada Pansus Aset, nanti akan lebih fokus. Mudah-mudahan bisa membantu menyelesaikan persoalan aset milik Pemda, agar aman dan dapat dimaksimalkan pemanfaatannya,” ujar Tedi kepada INILAH, Selasa (20/4/2021).

Selain itu, dengan adanya Pansus Aset lanjut Tedi, aset yang memiliki potensi dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa lebih dimaksimalkan dan terarah dalam pemanfaatannya. Apalagi sejauh ini terkait pemanfaatan aset, masih belum diupayakan oleh pemerintah. Padahal kata dia, dari aset tersebut dapat menghasilkan pemasukan yang besar bagi daerah.

“Dengan adanya Pansus Aset, juga nanti dapat membantu memaksimalkan dari pemanfaatan aset yang kita miliki. Bagaimana caranya bisa menghasilkan pemasukan untuk PAD kita. Dimana tentu saja ini akan berpengaruh dalam meningkatkan pembangunan di Jawa Barat, serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Yuliantono)