FAGI: Terkait PTM, Awasi Prilaku Sosial Siswa

FAGI: Terkait PTM, Awasi Prilaku Sosial Siswa
istimewa



INILAH, Bandung - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas rencananya akan diberlakukan oleh pemerintah mulai Juli 2021. Berbagai cara memang telah dilakukan oleh guru di daerah yang tidak terjangkau layanan internet. Akan tetapi cara-cara tersebut tetap tidak menghasilkan proses pembelajaran sesuai harapan.

Jika pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dimulai, Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) memohon kepada Dinas Pendidikan (Disdik), Guru, Satgas Covid atau Satpol PP dan orang tua siswa di bantu organisasi masyarakat (ormas) mengawasi prilaku sosial siswa sepulang sekolah sebelum sampai ke rumah.

"Apalagi di Kota Bandung banyak sekolah yang lokasinya berdampingan, seperti SMAN 3 dan SMAN 5 , SMAN 2 dan SMA Pasundan 2 dan 8, SMAN 8 dan SMKN 3, SMKN 4 dan SMKN 8, SMA Pasundan 7 dan SMA Pasundan 3 , SMPN 2 dan SMPN 5 dan lainnya," jelas Ketua FAGI Iwan Hermawan, Kamis (22/4/2021).

Iwan menjelaskan, guru di lingkungan sekolah akan mampu mengendalikan prilaku sosial di dalam lingkungan sekolah, tapi sepulang sekolah guru hanya bisa menghimbau. Oleh karena itu usulanya di bentuk tim gabungan awasi siswa di luar sekolah saat PTM.

Selain itu sebelum siswa di vaksin, berharap agar awal masuk sekolah steril di himbau untuk siswa di rapid tes terlebih dahulu bagi yang orang tuanya mampu, bagi siswa yang dari keluarga tidak mampu dibayarkan oleh sekolah yang bersumber dari dana BOS dan pemerintah pun memberikan keringanan biaya rapid tes bagi siswa.

"Jadi kalau siswanya membandel, bubarkan saja. Kan setiap sekolah punya organisasi ekstra kampus, hampir sekolah di kota Bandung punya organisasi ekstra kampus yang sering kali melakukan kegiatan-kegiatan dan kumpul-kumpul diluar sekolah, termasuk dengan alumni-alumni," tambahnya. (Okky Adiana)