Sekda Kota Bogor: Pasar Tekum Kemang Harus Diambilalih Paksa

Sekda Kota Bogor: Pasar Tekum Kemang Harus Diambilalih Paksa
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati menegaskan, pengambilalihan pengelolaan Pasar Teknik Umum atau Pasar Tekum Kemang akan dilakukan secara paksa. 

Langkah itu mendapat dukungan berbagai pihak di antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para anggota DPRD Kota Bogor, LSM dan pihak lainnya. 
Dia mengaku, langkah itu diambil setelah sebelumnya dilakukan komunikasi dan mediasi dengan pihak PT Galvindo Ampuh yang masih menguasai pengelolaan Pasar Tekum Kemang.

"Pasar Tekum prinsipnya begini, pemerintah salah kalau tidak mengambil alih pengelolaan karena seharusnya tahun 2007 diperjanjikan harus diberikan. Untuk memenuhi perjanjian yang ada itu harus diambilalih komunikasi, mediasi dan pemetaan sudah dilakukan. Ya tinggal nanti bersama mereka. Mudah-mudahan di bulan puasa ini saling memahami," ungkap Syarifah kepada INILAH pada Minggu (25/4/2021).


Syarifah menegaskan, kalau langkah tegas ini dilakukan karena melaksanakan tugas, kalau tidak dilakukan malahan disalahkan. Untuk mediasi sudah dilakukan dengan pemilik PT Galvindo Ampuh dan komunikasi juga sudah. 

"Tetapi di dalam pasar banyak sekali pihak, haknya ada disana. Kami tidak ingin pihak yang sudah bekerja disana, berubah karena pengambilalihan," tambahnya.

Syarifah menerangkan, Pemkot Bogor melibatkan unsur-unsur yang ada untuk pemetaan. Sehingga saat pengambilalihan pengelolaan sudah ada komunikasi dengan pihak-pihak yang ada di dalam pasar. (Rizki Mauludi)